Test Pilkades Sumenep Segera Digelar. Hasilnya, Gugur atau Lolos Sebagai Cakades

Tak Berkategori

matamaduranews.com-SUMENEP-Sebanyak 35 desa se Kabupaten Sumenep yang menunda penetapan Calon Kades di tahapan Pilkades serentak 2019.

35 desa itu lebih dari lima pendaftar Bakal Calon Kades. Dalam catatan DPMD Sumenep, ada 235 Bakal Calon Kades yang harus mengikut test tulis dan wawancara sebagaimana amanat Perbup 54/2019.

Bacakades lebih dari lima orang itu, akan diseleksi jadi lima Calon Kades lewat test tulis dan wawancara.

Pelaksanaan test dipusatkan, di Islamic Center, Batuan pada hari Rabu, 2 Oktober 2019. Mulai jam 8 pagi hingga selesai.

Kepala DPMD Sumenep, Moh. Ramli mengatakan, penguji test tulis dan wawancara dilakukan oleh tim independen dari Unmer Malang.

“Hasil test tulis dan wawancara diumumkan di hari itu juga ke masing-masing panitia Pilkades. Kami Tim Kabupaten dan Tim Kecamatan hanya menerima tembusan atas hasilnya,” terang Ramli saat ditemui Mata Madura di ruang kerjanya, Rabu (25/6/2019).

Dikatakan, dari hasil test tulis dan wawancara itu, panitia Pilkades langsung bisa menjumlah dengan skor tiga item yang ada; pengalaman, pendidikan dan usia.

“Setelah test, Panitia Pilkades bisa mengetahui siapa saja lima calon yang berhak untuk ikut pada tahapan berikutnya dan siapa yang gagal. Tentu setelah dilakukan penjumlahan antara hasil test dan skor yang ada dan kelengkapan sesuai regulasi yang ada,” tambah Ramli.

Ada pun materi test tulis untuk Bacakades meliputi, Bahasa Indonesia, UUD 45 dan Pancasila, serta pemerintahan desa.

“Sedangkan materi wawancara meliputi muatan lokal desa dan visi misi calon kades,” jelas Ramli.

Berarti hasil test Bacakades murni dari pihak ketiga? “Kami Tim Kabupaten sudah menyerahkan sepenuhnya ke pihak ketiga. Termasuk hasil test,” tutupnya.

Rusydiyono, Mata Madura

Komentar