Berita Utama

Peta Persaingan 10 Kandidat Kepala BRIDA Sumenep

×

Peta Persaingan 10 Kandidat Kepala BRIDA Sumenep

Sebarkan artikel ini
Pemkab Sumenep
Ilustrasi

matamaduranews.com – Perebutan kursi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep dipastikan berlangsung ketat. 10 kandidat Kepala BRIDA Sumenep dinyatakan lolos hingga tahap penulisan makalah dan wawancara dalam seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) 2026.

Mereka kini memasuki fase krusial yang akan menentukan siapa yang akhirnya dipercaya memimpin lembaga strategis yang berperan dalam penguatan riset, inovasi, dan kebijakan berbasis data di Pemkab Sumenep.

BACA JUGA: Dari 35 Pelamar, Kini Tersisa 29 Peserta di Lelang 4 Formasi JPTP Sumenep 2026

Berdasarkan analisis sederhana berbasis pengalaman jabatan, posisi struktural, serta relevansi bidang kerja, persaingan diperkirakan akan mengerucut pada tiga kandidat kuat.

Berikut peta latar belakang para kandidat yang kini bersaing menuju kursi Kepala BRIDA.

Pertama: Kelompok Pejabat Analis Kebijakan

Beberapa kandidat memiliki pengalaman yang cukup dekat dengan analisis kebijakan dan tata kelola pemerintahan, yang biasanya relevan dengan fungsi lembaga riset daerah.

Nama yang masuk kategori ini antara lain:

1. Amirul Fatoni (Auditor Ahli Madya)
2. Siswahyudi Bintoro (Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan)
3. Raden Khaeru Ahmadi (Sekretaris)

Kelompok ini dinilai memiliki keunggulan dalam perencanaan, evaluasi program, serta pemahaman kebijakan publik.

Kedua: Kelompok Teknis Pembangunan

Beberapa kandidat berasal dari jabatan teknis yang berkaitan langsung dengan pembangunan daerah.

Di antaranya:

1. Hery Kushendrawan (Kabid Pertanahan)
2. Dedi Falahuddin (Kabid Air Minum dan PLP)
3. Ardiansyah Ali Shochibi (Kabid Pembinaan SD)

BACA JUGA :  Maksimalkan PAD Parkir, Ini Yang Dilakukan Kadishubkominfo Bangkalan

Pejabat dengan latar belakang teknis dinilai memiliki pengalaman langsung dalam implementasi program pembangunan.

Ketiga: Kelompok Pengalaman Kepemimpinan Wilayah

Ada pula kandidat yang memiliki pengalaman memimpin wilayah pemerintahan.

Indra Hernawan (Camat Pragaan)

Pengalaman sebagai camat biasanya memberikan perspektif langsung tentang kebutuhan masyarakat dan dinamika pembangunan di tingkat lapangan.

Keempat: Kelompok Administrasi Pemerintahan

Beberapa kandidat lainnya berasal dari jabatan administratif yang berperan dalam koordinasi organisasi pemerintahan.

Di antaranya:

1. Aloqaf Harto Maryono (Sekretaris)
2. Edy Suprayitno (Sekretaris)
3. Wijaya Saputra (Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi)

Kelompok ini dinilai memiliki kekuatan dalam manajemen birokrasi dan tata kelola organisasi.

Siapa yang Paling Berpeluang?

Dalam proses seleksi JPTP, biasanya panitia seleksi akan mengerucutkan kandidat menjadi tiga besar sebelum diserahkan kepada Bupati untuk menentukan pejabat yang dilantik.

Jika melihat pola seleksi jabatan sebelumnya di berbagai daerah, kandidat yang biasanya memiliki peluang lebih besar adalah mereka yang memiliki kombinasi:

pengalaman analisis kebijakan
kemampuan manajerial
gagasan inovasi pembangunan
serta rekam jejak kinerja birokrasi.

Namun keputusan akhir tetap di tangan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Penentu siapa kandidat yang dinilai paling siap memimpin lembaga riset daerah di Kabupaten Sumenep. (ras)

Tinggalkan Balasan