Berita Utama

Tiga Tahun Meraih KEJAR Award, Sejauh Mana Pelajar Sumenep Merasakan Manfaatnya?

×

Tiga Tahun Meraih KEJAR Award, Sejauh Mana Pelajar Sumenep Merasakan Manfaatnya?

Sebarkan artikel ini
BPRS Bhakti Sumekar,
BPRS Bhakti Sumekar dinobatkan sebagai Bank Implementasi KEJAR Terbaik Kategori BPR/BPRS Wilayah Jawa-Bali Tahun 2026 dalam ajang KEJAR Award dan Financial Literacy Award 2026 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tiga tahun berturut-turut meraih penghargaan nasional bukanlah capaian kecil. Namun, bagi PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda), prestasi dalam ajang KEJAR Award dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semestinya tidak berhenti sebagai deretan trofi dan kebanggaan institusi. Ada pertanyaan yang lebih mendasar: sejauh mana penghargaan tersebut berbanding lurus dengan peningkatan literasi keuangan dan kebiasaan menabung di kalangan pelajar Sumenep?

Pertanyaan itu penting karena keberhasilan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) tidak cukup diukur dari pengakuan lembaga penyelenggara. Ukuran yang lebih substansial terletak pada manfaat yang dirasakan pelajar: apakah mereka semakin terbiasa menabung, mampu mengelola uang saku secara bijak, dan memahami penggunaan layanan keuangan dengan aman. Di situlah prestasi institusi diuji, bukan hanya di panggung penghargaan, tetapi dalam kehidupan sehari-hari masyarakat yang dilayaninya.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, BPRS Bhakti Sumekar dinobatkan sebagai Bank Implementasi KEJAR Terbaik Kategori BPR/BPRS Wilayah Jawa-Bali Tahun 2026 dalam ajang KEJAR Award dan Financial Literacy Award 2026. Penghargaan tersebut diterima dalam acara di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi pada 28 Agustus 2026. Perusahaan ini juga disebut memperoleh penghargaan serupa pada 2024 dan 2025. Riwayat serta kategori penghargaan tersebut tetap perlu dipastikan melalui sumber resmi OJK dan pihak perusahaan.

BACA JUGA :  Deklarasi Tolak Organisasi Anti PBNU

Bagi Kabupaten Sumenep, program ini memiliki arti strategis. Wilayah yang mencakup daratan dan kepulauan menghadirkan tantangan tersendiri dalam pemerataan akses layanan keuangan. Karena itu, keberhasilan program KEJAR semestinya tercermin dalam jangkauan edukasi yang semakin luas, termasuk bagi pelajar di pondok pesantren dan sekolah-sekolah di wilayah kepulauan.

BPRS Bhakti Sumekar bersama pemerintah daerah, sekolah, pesantren, dan pemangku kepentingan lainnya perlu memastikan bahwa pembukaan rekening disertai pendidikan keuangan yang berkelanjutan. Pelajar tidak cukup hanya memiliki rekening, tetapi juga perlu memahami pentingnya menyisihkan uang, menentukan prioritas pengeluaran, menjaga keamanan transaksi, serta mengenali risiko penggunaan layanan keuangan digital.

Pada saat yang sama, keterbukaan mengenai capaian program menjadi penting. Data jumlah rekening pelajar, keaktifan menabung, jangkauan sekolah, dan evaluasi manfaat program dapat memberikan gambaran yang lebih konkret kepada masyarakat mengenai hasil yang telah dicapai.

Pada akhirnya, penghargaan nasional merupakan pengakuan, tetapi manfaat sosial adalah tujuan. Tiga tahun berturut-turut meraih KEJAR Award akan semakin bermakna apabila diikuti perubahan nyata dalam perilaku keuangan generasi muda Sumenep. Sebab, keberhasilan sesungguhnya bukan sekadar memperoleh penghargaan, melainkan menumbuhkan generasi yang gemar menabung, cerdas mengelola keuangan, dan mandiri menghadapi masa depan.