Ditahan Newcastle 3-3, Pep Berikan Pujian Kepada Lawan

matamaduranews.com-Newcastle United sudah membuktikan bahwa sejarah masih dapat diubah.

Setidaknya sejarah pertemuan mereka dengan Manchester City sepanjang era Pep Guardiola yang kental dengan aroma kekalahan dengan skor besar.

Bermain di St James’ Park, Newcastle Upon Tyne, Senin dini hari WIB (22/8), The Magpies (julukan Newcastle) mampu menahan City dengan banjir gol 3-3.

Bahkan sampai menit ke-53 City tertinggal 1-3 setelah Miguel Almiron, Callum Wilson, dan Kieran Trippier menjebol gawang Ederson Moraes masing-masing pada menit ke-28, 39, dan 54.

Padahal, City yang lebih dulu unggul melalui gol Ilkay Gundogan ketika laga baru berjalan 5 menit. The Citizens (julukan City) beruntung memiliki barisan pemain tengah yang tidak kenal lelah.

Dalam kurun waktu empat menit pada menit ke-60 dan 64, City mampu menciptakan dua gol penyama kedudukan.

Dimulai dari gol Erling Braut Haaland pada menit ke-60 yang kemudian diakumulasikan Bernardo Silva empat menit kemudian.

Hasil imbang itu pun menjegal upaya Gundogan dkk mempertahankan rekor 100 persen menangnya dalam awal musim Liga Primer Inggris 2022—2023 ini.

BACA JUGA :  Tiga Catatan Apik Timnas Indonesia di Piala AFF U-19

Mentalitas penggawa City pun menjadikan mereka sebagai klub keempat yang mampu menghindari kekalahan setelah tertinggal dua gol di Liga Primer Inggris.

Sebelumnya Manchester United pernah melakukannya pada Oktober 1997, Liverpool FC Desember 2008, West Ham April 2016 dan sekarang City.

Tactician City Pep Guardiola pun melemparkan pujian kepada NUFC. Termasuk kepada pelatihnya, Eddie Howe.

Sebab, Howe pun selama ini selalu kalah ketika beradu taktik dengan Sang Filsuf (julukan Pep). Tidak seperti dalam laga itu.

’’Dia (Howe) salah satu pelatih top. Dia mengambil alih tim ini (NUFC) dalam keadaan yang sulit. Tim yang Anda lihat sekarang sedang berkembang. Mereka ingin mempunyai peran utama dalam persaingan di Liga Primer Inggris,’’ sebut Pep.

’’Mereka mempunyai segalanya, mereka mempunyai kecepatan, mempunyai kualitas. Ini (St James’ Park) sekarang adalah tempat yang sulit untuk ditaklukkan,’’ sambung Pep dalam pujiannya untuk NUFC dan Howe. (Yunita Mega Pratiwi/kempalan)

Komentar