Menu

Dua Titik Anugerah Allah di Jatim, Salah Satunya Ada di Sumenep

Dua Titik Anugerah Allah di Jatim, Salah Satunya Ada di Sumenep
Pulau Oksigen Giliyang. (Foto IST/Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Dua titik anugerah Allah di Jawa Timur yang disebutkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa, ternyata ada di Kabupaten Sumenep.

Mantan Menteri Sosial tersebut menyatakan hal ini di sela kegiatan East Java Culture and Tourism Award 2019 di Surabaya, Jumat (6/12/2019) malam lalu.

Waktu itu, Gili Labak, salah satu destinasi wisata alam di Sumenep mendapatkan penghargaan Anugerah Wisata Jawa Timur (AWJ) 2019 dari Sang Gubernur.

Wisata Gili Labak yang menjadi primadona para pelancong ketika berkunjung ke Sumenep itu, ditetapkan sebagai ‘Terbaik Kedua’ untuk kategori Daya Tarik Wisata Alam.

Memang, destinasi wisata yang menyabet anugerah kala itu hanya satu. Tetapi satu destinasi wisata alam lainnya di Sumenep menjadi atensi Gubernur Khofifah.

Saat mengajak semua pihak memaksimalkan potensi destinasi wisata yang ada di Jatim, Khofifah menyebut provinsi yang dipimpinnya ini diberi dua anugerah alam yang bisa menjadi pemikat untuk para wisatawan.

“Di Jatim ada dua titik yang Allah anugerahkan yang di dunia hanya ada dua. Pertama Blue Fire di Gunung Ijen dan satu lagi di Islandia,” katanya.

“Kemudian, satu lagi pulau dengan kadar oksigen terbaik di dunia yang juga hanya ada dua, pertama di Yordania dan satu di Giliyang di Sumenep,” ucap Khofifah dilansir Tempo.co, Sabtu (7/12/2019) pagi.

Lalu mengapa Pulau Giliyang disebut anugerah oleh Sang Gubernur?

Seperti yang sudah diketahui bersama, sejak tahun 2015, Giliyang menjadi objek Wisata Kesehatan di Indonesia.

Giliyang punya daya pikat sebagai wisata kesehatan karena terkenal dengan kadar oksigen tertinggi di Indonesia, bahkan di dunia, yaitu 21,5 persen.

Jumlah ini lebih tinggi dari kadar oksigen rata-rata yang sebesar 20 persen, namun cukup menjadikan Giliyang sebagai pulau dengan kadar oksigen terbaik di dunia selain Yordania.

Dengan kualitas oksigen terbaik, Giliyang dikenal sebagai Pulau Oksigen atau Pulau Oksigen Giliyang.

Giliyang (atau Gili Iyang, dalam Wikipedia) sendiri adalah sebuah pulau kecil di antara gugusan pulau-pulau di sebelah timur Pulau Madura.

Secara administratif, pulau ini termasuk wilayah Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, dengan ibu kota kecamatan berada di daratan Pulau Madura.

Ada banyak hal yang ditawarkan alamnya ketika wisatawan berkunjung ke Pulau Giliyang. Salah satunya Anda bisa mengelilingi seluruh pulau.

Yang unik, berkeliling Pulau Giliyang secara tidak langsung menambah kesehatan dan membuat awet muda. Itu karena kandungan oksigen di sana sekitar 21 sampai dengan 21,5 persen.

Dilansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Sumenep dan berbagai sumber lainnya, angka tersebut didapat dari penelitian yang dilakukan oleh Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jawa Timur pada 2006.

Kemudian, penelitian serupa dilakukan sendiri oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumenep_kini Dinas Lingkungan Hidup_pada 2016. Hasilnya sama dengan yang dilakukan BBTKLPP Jatim, yaitu sekitar 21-21,5 persen.

Bahkan, kandungan oksigen yang ada di Giliyang lebih tinggi dari Laut Mati di Yordania. Sehingga, hal ini membuat Pulau Giliyang menjadi daerah dengan oksigen tertinggi di dunia.

Selain mengandung oksigen yang tinggi, Giliyang juga jauh dari polusi karena jarangnya kendaraan bermotor yang melintas. Tak heran, jika kandungan karbondioksida di sana hanya sekitar 265, sementara tingkat kebisingannya hanya 36,5 dbl.

Selain udaranya menyegarkan, suasana di salah satu pulau dari 126 pulau milik Kabupaten Sumenep itu, juga menenangkan hati. Makanya, banyak penduduk Giliyang yang berumur panjang.

Di sana, kakek nenek yang berumur 80 saja masih terlihat bugar dan sehat. Bahkan, konon ada warga setempat yang sampai berumur 175 tahun.

Tetapi, Giliyang tak hanya menawarkan hal itu saja. Usai menelusuri seluruh pulau, wisatawan dapat mengisi waktu dengan aktivitas air seperti snorkeling atau diving.

Keindahan bawah laut Pulau Giliyang hampir sama dengan yang ada di Lombok. Sehingga, tak heran jika Gubernur Khofifah menyebutnya sebagai salah satu dari dua titik anugerah Allah di Jatim.

Rafiqi, Mata Madura

Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Iklan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Pilkada 2020

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: