Pemerintahan

Kepala BKPSDM Sumenep: Tes PPPK Nakes Dijamin Tak Dimanipulasi

×

Kepala BKPSDM Sumenep: Tes PPPK Nakes Dijamin Tak Dimanipulasi

Sebarkan artikel ini
BKPSDM Sumenep
Abdul Madjid, Kepala BKPSDM Sumenep

matamaduranews.com-Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep Abd. Madjid menjamin pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan (Nakes) di Lingkungan Pemkab Sumenep tak dimanipulasi.

Alasan Madjid adalah tes seleksi secara CAT (Computer Assisted Test) transparan. Nilai ujian bisa diketahui langsung oleh setiap peserta yang telah selesai mengerjakan soal.

“Pelaksanaan seleksi dengan sistem CAT terbuka, jadi jelas tidak ada permainan atau manipulasi untuk menentukan peserta yang lolos seleksi,” terang Madjid kepada media usai mendampingi Bupati Fauzi melihat pelaksanaan tes tulis di Universitas Bahaudin Mudhary, Selasa 13 Desember 2022.

Dalam pelaksanaan tes calon PPPK Tenaga Kesehatan di Lingkungan Pemkab Sumenep sebanyak 427 peserta.

Sedangkan 10 peserta calon PPPK Nakes mengikuti seleksi di Kota Surabaya.

Seperti diketahui, ada 437 peserta calon PPPK Nakes untuk ditempatkan di Lingkungan Pemkab Sumenep yang lulus administrasi. Dari jumlah itu, sebanyak 55 formasi pada jabatan fungsional tenaga kesehatan yang dibutuhkan Pemkab Sumenep.

55 formasi itu, meliputi jabatan apoteker, dokter, dokter gigi, tenaga promosi kesehatan, bidan, perawat, perekam medis, pranata laboratorium kesehatan, refraksionis optisen, sanitarian serta terapi gigi dan mulut.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Sekda Sumenep, Edy Rasiyadi dan Kepala BKPSDM Abdul Madjid serta asisten menghadiri pembukaan tes seleksi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Bupati Fauzi dalam sambutan berharap, seleksi PPPK tenaga kesehatan bisa menghasilkan aparatur yang profesional dan berkualitas demi mendorong pembangunan masyarakat di bidang kesehatan.

“Saya mengharapkan bagi peserta yang lolos menjadi PPPK harus mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara maksimal, jangan sampai menilai dirinya dimana bertugas,” kata Bupati Fauzi di sela-sela peninjauan pelaksanaan seleksi CAT PPPK tenaga kesehatan, di Aula Kampus Uniba Madura.

Setiap peserta seleksi PPPK sudah menentukan pilihan tempat tugasnya untuk menjadi bagian Pemerintah Kabupaten Sumenep, sehingga jangan malas dalam menjalankan tanggung jawabnya, baik yang bekerja di wilayah daratan maupun kepulauan.

“Peserta yang menjadi PPPK ini, benar-benar bekerja dengan ikhlas dan tulus untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah kerjanya masing-masing, karena mereka sendiri yang memilih tempat tugasnya,” tuturnya.

Pada sisi lain, menurut Bupati, pelaksanaan seleksi CAT berjalan lancar tanpa ada kendala yang menghambat pelaksanaannya, karena itulah, tim seleksi Kabupaten Sumenep untuk mempersiapkan pelaksanaan CAT selanjutnya supaya tidak ada masalah.

“Semoga saja, pelaksanaan seleksi CAT PPPK tenaga kesehatan ini, berjalan lancar hingga akhir supaya peserta tidak terganggu dan fokus mengerjakan soal-soal,” terang Bupati . (*)

KPU Bangkalan