Ketika Habib Bakar Gresik Duduk di Mimbar Masjid Pesarean Syaikhona Kholil Bangkalan

matamaduranews.comBANGKALAN-Rabu siang (10/6/2020) peziarah asta Syaikhona Kholil Bangkalan dikejutkan dengan kedatangan Habib Abu Bakar bin Abu Bakar Assegaf yang langsung duduk di mimbar masjid Asta Pesarean Syaikhona Kholil Bangkalan.

Sinar terik matahari kala itu memberi tanda kedatangan Wali Majdub Habib Abu Bakar asal Gresik.

Dalam keseharian, Habib Bakar tidak sebagaimana tampilan seorang ulama’. Tidak sedikit orang yang melihatnya seperti orang biasa. Tak ada pakaian kebesaran yang melekat. Bagi yang tak mengenalinya dianggap orang nyleneh.

Kedatangan Habib Abu Bakar ke Masjid Pasarean Syaikhona Kholil diabadikan dalam video yang tersebar di sejumlah akun facebook hingga ribuan kali. Habib Abu Bakar terlihat duduk di mimbar Masjid Pasarean Syaikhona Kholil Bangkalan.

Saat duduk di mimbar masjid, Habib Bakar tidak memakai baju. Beliau hanya menggunakan sarung berwarna putih. Memakai kopyah hitam dan sambil merokok.

“Wali Allah habib Abu Bakar gresik datang ke Martajasah (Makam Syaikhona Kholil Bangkalan)
Semoga dengan kedatangan beliau, Madura aman dari segala wabah, musibah dan semoga kita semua mendapatkan barokah dari para wali. Amiin ya Mujibassailin,” tulis status akun Aby Aliya di Facebook yang sudah dibagikan sebanyak 5175 kali.

Di depan mimbar masjid, terlihat KH Mas Abdul Adzim Kholili, Pengasuh Pondok Pesantren Kepang, Bangkalan sedang membaca burdah dengan khusus setelahnya beliau menemui Habib Abu Bakar duduk bersama.

BACA JUGA :  Kisah Kiai Syamsul Sukorejo dan Kiai Kholil Bangkalan Pergi ke Mekkah dalam Sekejap

Al Habib Bakar bin Abu Bakar Assegaf

Akun FB Husni Mubarok bin Ismail yang mengulas Sosok Habib Abu Bakar, begini isi status :

Orangnya sudah tua dan seringkali tidak memakai pakaian. Ia hanya menggunakan sarung saja. Kalau tidak mengenalinya, orang akan menganggapnya sebagai gelandangan.

Namanya dimasturkan (tertutup), namun orang Nganjuk atau Gresik sering memanggilnya Habib Bakar Assegaf. Tidak ada yang tahu siapa nama aslinya. Habib Bakar merupakan putra dari Habib Abu Bakar Assegaf dari Gresik.

Warga Gresik banyak yang mencari dan merindukannya. Pria bertelanjang dada, berjenggot putih, dan berkopyah ini memiliki air kencing yang berbau wangi.

Ia pernah masuk sumur kemudian Iangsung hilang dan hanya tinggal sarungnya saja. Pernah ia ditemukan di makam kakeknya sedang memeluk nisan.

Wali Majdub merupakan salah satu tingkatan wali yang memiliki sifat Jadzb. Istilah Jadzb ini mungkin bagi sebagian orang awam yang belum mengetahui dunia atau ilmu tasawuf masihlah sangat asing terdengar.

Sifat Jadzb dalam kehidupan sehari-hari boleh dikatakan sifat yang nyeleneh yang terkadang cenderung seperti orang yang kehilangan akal sehatnya.

Habib bakar assegaf tiba2 Berkunjung ke Martajasah bangkalan madura ketika tempat itu sekarang sudah sepi dari kunjungan peziarah. ūüėĘ

Begitulah ulasan statusnya, sudah dibagikan 112 kali di dinding facebooknya.

Syaiful, Mata Madura

Komentar