Menu

Kiai Unais Klarifikasi soal Nasab yang Tersambung Hingga ke Rasulullah Saw

Kiai Unais Klarifikasi soal Nasab yang Tersambung Hingga ke Rasulullah Saw
Kiai Unais (kanan) bersama Syech Muhammad bin Ismail Ustman Zain, Makkah al-Mukarramah. (matamadura)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Bacabup PKB Sumenep, KH Moh. Unais Ali Hisyam mengklarifikasi terkait nasab (silsilah) dirinya yang tersambung hingga Nabi Muhammad Saw.

Melalui M Khalqi, Kr orang dekat Kiai Unais, menjelaskan nasab yang terlanjur viral di medsos hingga menjadi berita di Mata Madura.

Menurutnya, nasab itu sengaja dibuat untuk konsumsi internal (pengikut) thariqah dalam sanad keilmuan bagi pejalan (salik).

“Artinya, sanad itu untuk menyambungkan ilmu yang diajari dan diamalkan oleh para pelaku tarekat yang nyambung ke Syech Abdul Qadir Jailani hingga Rasulullah Saw,” tutur Kiai Unais sebagaimana disampaikan ke Khalqi Kr yang diteruskan kepada Mata Madura.

Menurut Khalqi, dalam konteks Pilkada Sumenep Kiai Unais tak suka membawa nama-nama sesepuh (keturunan). Apalagi membawa para waliyullah dalam percaturan politik praktis.

“Semua orang ngerti kalau Kiai Unais salah satu cucu seorang Mursyid tharikat yang diakui ke’alimannya. Dengan pengikut puluhan ribu jamaah. Saat ini Kiai Unais sebagai Pembina Sitqon Gersempal. Dan Kiai Unais tak pernah menyampaikan atau menyeret-nyeret dalam kepentingan politik praktis,” sambung Khalqi.

Melalui klarifikasi ini, Kiai Unais berharap publik bisa menilai secara jernih. Kenapa nasab itu menjadi viral dan menjadi konsumsi dalam politik praktis menjelang Pilkada Sumenep 2020.

“Kiai Unais berharap publik bisa melihat secara objektif terkait nasab yang terlanjur beredar di medsos dan terlanjur menjadi berita,” tutup Khalqi.

Hambali Rasidi

Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Iklan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Hukum dan Kriminal

Pilkada 2020

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: