Menu

Pernyataan Ini yang Sering Disampaikan Bupati Busyro Kala Safari Kepulauan

Pernyataan Ini yang Sering Disampaikan Bupati Busyro Kala Safari Kepulauan
Bupati Sumenep, KH A. Busyro Karim ketika sambutan pada acara Safari Kepulauan di Kecamatan Sapeken. (Foto Rusydiyono/Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.comSUMENEP-Akhirnya, Safari Kepulauan Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim telah selesai. Suasana kunjungan pamitan dipenuhi rasa haru seperti merasa kehilangan sosok pengayom yang membawa Sumenep menjadi lebih baik.

Bupati Busyro Karim berangkat melakukan Safari Kepulauan sejak Senin (14/09) sampai hari ini, Jumat (18/09/2020). Selama 5 hari, Bupati Sumenep dua periode itu mengunjungi 4 kepulauan yang terdiri dari 6 kecamatan dengan Kapal Satya Kencana II.

Hari pertama, Senin hingga Selasa pagi, rombongan Safari Kepulauan melakuan sejumlah kegiatan di Kepulauan Sapudi yakni di Kecamatan Nonggunong dan Gayam.

Berikutnya, rombongan Forkopimda bergeser menuju Kecamatan/Kepulauan Raas. Rombongan tiba sekira pukul 11.00 WIB.

Sama seperti di Pulau Sapudi, kegiatan kunjungan kerja dilaksanakan. Mulai dari evaluasi program, penyerahan bantuan, launching Kampung Tangguh Narkoba, dan penanaman pisang tangguh.

Setelah itu, Bupati Busyro Karim melangsungkan perjalanan menuju Pulau Kangean. Di pulau ini kegiatan kunjungan kerja tidak jauh beda dengan sebelumnya. Hanya ditambah dengan peletakan batu pertama pembangunan Polindes di Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa.

Kemudian dilanjutan dengan peletakan batu pertama pembangunan pasar di Kecamatan Kangayan, dan peresmian Rumah Sakit Abuya Kangean di Kecamatan Arjasa.

Kamis (17/09) pagi, rombongan Safari Kepulauan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Sapeken. Sesampainya di Sapeken berbagai kegiatan pun dilakukan.

Bahkan Kamis malam, berbagai penampilan kesenian digelar untuk memeriahkan kunjungan pamitan Bupati Busyro. Tentunya semua kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Dari seluruh rangkaian Safari Kepulauan, sebagaimana amatan Mata Madura, setiap sambutan Bupati Busyro selalu menyampaikan hal yang sama.

Yakni terima kasih dan meminta maaf atas segala kekhilafan serta kekurangan selama dua periode menjabat Bupati Sumenep.

Suasana haru dan sunyi seperti memenuhi tempat acara manakala Bupati Busyro menyampaikan kata pamitan.

“Ini kunjungan terakhir saya sebagai Bupati Sumenep, manakala terdapat kesalahan dan kekurangan saya mohon maaf,” katanya, Kamis (17/09/2020) malam.

Kendati demikian, Bupati Busyro tidak larut dalam suasana haru itu. Suami Nurfitriana tersebut segera mengalihkan suasana pamitan menjadi cair kembali.

“Saya tetap ingin membangun Sumenep, walau tidak menjabat bupati,” demikian selalu disampaikan Bupati Busyro di akhir sambutannya selama Safari Kepulauan.

Rusydiyono, Mata Madura

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Tinggalkan Balasan

Mata
Mata
Lowongan

Ra Fuad Amin

Disway

Tasawuf

Inspirator

Catatan

Opini & Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional

%d blogger menyukai ini: