Rehab Puskesmas Tragah Asal-asalan, Sejumlah Pemuda Datangi Dinkes Bangkalan

Mata Madura - 02/05/2017
Rehab Puskesmas Tragah Asal-asalan, Sejumlah Pemuda Datangi Dinkes Bangkalan
Pemuda Kecamatan Tragah saat audiensi di Dinkes Bangkalan. (foto, istimewa for matamaduranews.com) - ()
Penulis
|
Editor
Pemuda Kecamatan Tragah saat audiensi di Dinkes Bangkalan. (foto, istimewa for matamaduranews.com)

Pemuda Kecamatan Tragah saat audiensi di Dinkes Bangkalan.
(foto, istimewa for matamaduranews.com)

MataMaduraNews.comBangkalan – Sejumlah Pemuda asal Kecamatan Tragah Kebupaten Bangkalan mendatangi Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Selasa (02/05/2017). Tujuannya adalah untuk melakukan audiensi terkait rehabilitasi Puskesmas Tragah yang dinilai asal-asalan. Pasalnya baru berapa bulan pengerjaannya selesai tapi sudah banyak kerusakan.

Moh. Mubarok selaku Ketua Komite Pembangunan Desa yang juga kordinator audiensi mengatakan, sebagaimana jadwal seharusnya proses akhir dari pengerjaan rehab berat Puskesmas Tragah selesai pada bulan desember 2016. Namun saat ini bangunan tersebut sudah mengalami banyak kerusakan. “Kerusakannya banyak seperti plafon yang bocor, dinding mengelupas, lantai retak dan lain-lain, ini pihak kotraktor seperti asal-asalan” ujarnya.

Dikatakannya, pembangunan yang nilai kontraknya mencapai 2,5 Miliar itu guna untuk rehabilitasi rawat inap dan rawat jalan. Sebenarnya ia berharap pihak kontraktor pelaksana juga ikut hadir dalam audiensi tersebut. “Kalau ingin di presentasikan 20 persen sorotan kami tujukan ke dinas kesehatan sedangkan 80 persen kami sorotkan ke Pihak pelaksana,” imbuhnya.

Oleh karena itu ia mendesak kepada pihak Dinkes selaku satuan kerja dalam proses pembangunan untuk segera melakukan langkah strategis sesuai dengan fungsinya. “Kami minta kepada Dinas terkait untuk tegas kepada pelaksana agar dapat di pertanggung jawabkan,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Dinkes Kabupaten Bangkalan Muzakki mengaku sudah pernah mengirimkan surat permintaan perbaikan kepada CV. Kasih Bunda selaku kontraktor pelaksana untuk segera menindaklanjuti kerusakan tersebut. Namun menurutnya sampai saat ini tidak ada tanggapan. “Ia pembangunan tersebut sudah menjadi temuan kami juga,” ujarnya.

Muzakki berjanji dalam waktu dekat ia akan segera mengirimkan surat permintaan perbaikan yang kedua kepada pihak kontraktor pelaksana. “Insyaallah besok saya akan kirim surat yang kedua semoga ada tanggapan dari mereka,” pungkasnya.

Agus, Mata Bangkalan

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
--> -->