RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mulai mematangkan persiapan menghadapi Penilaian Akreditasi Rumah Sakit Tahun 2026. Sebagai bagian dari upaya tersebut, manajemen bersama Tim Akreditasi menggelar lomba kesiapan ruangan dengan mengusung tema “Siap Ruangan, Siap Pelayanan, Siap Akreditasi.”
Kegiatan evaluasi berlangsung pada 8–14 Juli 2026 dan melibatkan seluruh unit pelayanan di lingkungan rumah sakit. Melalui lomba ini, manajemen ingin mengukur sekaligus meningkatkan kesiapan setiap unit dalam memenuhi standar akreditasi.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., mengatakan penilaian mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kebersihan dan kerapian ruangan, kelengkapan fasilitas medis, administrasi, keselamatan pasien, hingga penerapan program pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI).
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan seluruh unit kerja siap, tertib, dan berjalan sesuai standar akreditasi yang berlaku,” ujar dr. Erliyati.
Menurutnya, akreditasi bukan sekadar proses memperoleh sertifikat, melainkan instrumen untuk memastikan rumah sakit mampu memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Karena itu, penerapan standar pelayanan harus menjadi budaya kerja yang dilakukan secara konsisten, bukan hanya menjelang penilaian.
Selain sebagai evaluasi, lomba kesiapan ruangan juga diharapkan mampu meningkatkan disiplin, memperkuat koordinasi antartim, serta menumbuhkan semangat perbaikan berkelanjutan di seluruh unit pelayanan.
“Standar kerja yang baik bukan hanya tampil sesaat, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan setiap hari,” tegasnya.
Untuk memacu semangat peserta, manajemen menyiapkan apresiasi berupa hadiah senilai total Rp17 juta serta 17 unit pendingin ruangan (AC) bagi unit dengan kesiapan terbaik.
Melalui kegiatan ini, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menargetkan akreditasi 2026 tidak hanya menghasilkan pengakuan formal, tetapi juga memperkuat budaya mutu, profesionalisme, dan keselamatan pasien sebagai fondasi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (bah)












