Kesehatan

RSUD Sumenep Buka Pengaduan via Barcode, Keluhan Pasien Lebih Mudah Disampaikan

×

RSUD Sumenep Buka Pengaduan via Barcode, Keluhan Pasien Lebih Mudah Disampaikan

Sebarkan artikel ini
RSUD Sumenep
RSUDMA Sumenep membuka layanan pengaduan 24 jam via QR Code. Kritik dan masukan masyarakat menjadi bahan evaluasi untuk menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, nyaman, dan berkualitas.

Masyarakat kini tak perlu lagi bingung menyampaikan keluhan. RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep sudah menyediakan kanal pengaduan melalui barcode (QR Code) untuk memudahkan pasien dan keluarga menyampaikan kritik, saran, maupun keluhan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya RSUD Sumenep merespons tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat, transparan, dan berkualitas.

Rumah sakit milik Pemkab Sumenep itu memastikan pengaduan tidak sekadar dicatat, tetapi menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati, mengatakan masyarakat diberi ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan masukan terkait pelayanan rumah sakit.

“Pengaduan masyarakat bukan sesuatu yang harus dihindari. Justru menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui aspek pelayanan yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan,” ujar Erliyati Rabu, 19 Agustus 2026

Menurut dia, masukan dari pasien dan keluarga pasien menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur sekaligus meningkatkan kualitas layanan RSUDMA.

Sebagai rumah sakit rujukan utama di Sumenep, RSUDMA memperkuat akses komunikasi publik melalui layanan informasi dan pengaduan 24 jam. Setiap keluhan tidak sekadar dicatat, tetapi menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan.

BACA JUGA :  Hati-hati, 7 Penyakit ini Lebih Banyak Diderita Wanita daripada Pria

“Kami ingin masyarakat merasa didengar dan mendapatkan respons yang jelas. Karena itu, setiap pengaduan harus memiliki tindak lanjut yang terukur sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan,” kata Erliyati.

Menurutnya, pelayanan berkualitas tidak hanya ditentukan tindakan medis dan fasilitas, tetapi juga komunikasi yang jelas, pelayanan ramah, serta kepastian bagi pasien dan keluarga.

“Rumah sakit bukan hanya tempat tindakan medis, tetapi juga harus menghadirkan rasa aman, nyaman, informasi yang jelas, dan pelayanan yang manusiawi,” tegasnya.

Karena itu, RSUDMA mendorong masyarakat menyampaikan kritik, saran, dan keluhan melalui kanal yang tersedia. Setiap masukan akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya membangun pelayanan yang responsif, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien. (bahri)

Tinggalkan Balasan