Tangis Ibu di Sumenep Pingsan Mendengar Putranya Meninggal Kecelakaan Menuju Sekolah

matamaduranews.com-Grup-Grup WhatsApp. Jumat pagi 4 November 2022 viral mengabarkan adanya kecelakaan siswa waktu berkendara menuju sekolah.

Jumat pagi itu, netizen saling bertanya. Identitas siswa yang meninggal akibat kecelakaan berlalu lintas.

Innalillah wainnailaihirojiun.. Ya Allaaah.. kasian orang tuanya, tak bisa dibayangkan betapa hancurnya saat ini setelah orang tua anak ini tau kalo anaknya yg sedang menuntut ilmu sudah meninggal karena kecelakaan. Semoga Allah melapangkan, serta memberikan kekuatan pada kedua orang tuanya 🥹😢🤲🏻,” tulis salah satu anggota Grup WA Wartawan dan LSM Sumenep.

potranah paserah, ben reng dimmah?,” sahut anggota lainnya.

Bule tak oning jugen, mangkanya bule bantu share neng groub Nika.
Pola bede se oning,” timpal si pemberi kabar.

Lama tak ada jawaban, tiba-tiba ada yang mengirim gambar tangkapan layar percakapan WhatsApp bunyinya begini dengan redaksi disempurnakan:

uda ketemu kalau korban anak Desa Paberasan, kadeje poje (ke utara Desa Poja). Ebokna kalenger (Ibunya pingsan). Eppakna e telpon tak eangkak. Bede e sabe ngarek (ayah korban ditelpon tak diangkat ada di sawah nyari pakan ternak)..,”

“Alhamdulillah sudah diketahui oleh pihak keluarganya,” jawab anggota lainnya sambil mengirim gambar emoji.

Anggota Grup WA lainnya, mengirim gambar korban berlumur darah yang keluar dari hidung disertai caption,: A I…n F…q. Meninggal di RS Anwar. Kecelakaan di depan kantor Samsat.

Sementara, Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti dalam rilisnya menyebut: pelajar di Sumenep, yang meninggal dunia karena kecelakaan berinisial IF (14).

BACA JUGA :  Angin Puting Beliung Terjang Rumah Warga Karanganyar

IF meninggal dunia usai terlibat kecelakaan maut dengan sesama pengendara motor di Jalan KH Mansyur Desa Pabian, Kecamatan Sumenep, Kota Sumenep, Jumat (4/11/2022).

IF mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan RSUD Moh Anwar Sumenep.

Dalam kecelakaan maut itu, IF mengalami luka di bagian kepala dengan kondisi tubuh sebagian lecet.

“Meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit (RSUD Moh Anwar Sumenep),” kata AKP Widiarti.

Dikatakan, peristiwa nahas itu bermula ketika IF dan temannya berinisial SN, hendak pergi ke sekolah pukul 06.30 WIB.

Tiba di Kilometer 1, tepatnya di Jalan KH Mansyur, Desa Pabian, Kecamatan Sumenep, Kota Sumenep, sebuah motor yang dikendarai WH dan LH melaju dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan.

WH dan LH selanjutnya berusaha mendahului kendaraan yang melaju searah di depannya. Namun, keduanya tak sadar dari arah berlawanan ada korban IF dan SN yang juga melaju kencang.

“Diduga pengemudi WH kurang memperhatikan kendaraan yang melaju dari arah berlawanan sehingga terjadi benturan dengan sepeda motor yang dikemudikan korban, tepat di badan jalan sebelah utara,” kata Widiarti menambahkan.

Akibat dari kejadian tersebut, korban IF meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan yang dibonceng korban, SN (12), mengalami luka ringan.

“Sedangkan untuk pengendara WH (16) mengalami ruka ringan dan LH (16) mengalami luka berat. Keduanya kini dirawat di RSUD Moh. Anwar Sumenep,” terang Widiarti.

“Semuanya berstatus sebagai pelajar,” pungkasnya.(*)

Komentar