Tengka Kebudayaan Manusia Madura

Mata Madura - 27/01/2020
Tengka Kebudayaan Manusia Madura
Ibnu Hajar - ()
Penulis
|
Editor
Link Banner

Oleh: Ibnu Hajar*

matamaduranews.com-Kebudayaan layaknya ajaran pokok kehidupan. Karena lahir dari karya dan karsa umat manusia. Lalu dijadikan sebagai ajaran kehidupan.

Kebudayaan kerapkali menjadi pijakan dan nilai-nilai yang genuine dalam menentukan masa depan dan arah kehidupan manusia.

Bahkan, budaya bisa menjadi cermin tentang masa lalu, guna merakit masa depan.

Dalam konteks ini, kebudayaan harus dipertahankan secara istiqamah. Karena kebudayaan menjadi bukti tentang eksistensi yang menunjukkan tentang kehidupan yang esensial.

Oleh karena itu, kebudayaan masa lalu harus dipertahankan. Karena bangsa yang tidak punya kebudayaan adalah bangsa yang tidak punya masa depan.

Seorang pemimpin di Madura, figur panutan umat manusia dalam level tertentu harus memiliki tengka kebudayaan yang menjunjung nilai-nilai relegius.

Tengka kebudayaan itu akan menjadi pijakan untuk membangun dan menentukan masa depan peradaban selanjutnya.

Dalam kerangka ini, kebudayaan yang terekam dalam sejarah peradaban masyarakat Madura (Sumenep) yang telah diajarkan oleh para pendahulu (kiai/ulama) harus dicerna dan dibaca kembali secara kritis dan selektif.

Sebagai modal membangun kehidupan yang lebih maju.

Ibnu Hajar sebagai pegiat dan sastra Madura tinggal di Sumenep

Tinggalkan Komentar

Close Ads X
--> -->