Menu

Viral Mantan Bupati Kediri Digosipkan Dekat dengan Nella Kharisma, Ini Kata Polisi

Viral Mantan Bupati Kediri Digosipkan Dekat dengan Nella Kharisma, Ini Kata Polisi
Nella Kharisma. (Foto: Instagram/@nellakharisma)
Link Banner

matamaduranews.comKEDIRI-Sejumlah massa dari Aliansi Pergerakan Pemuda Kediri (APPK) mendatangi Markas Polres Kediri, Rabu (27/11/2019) kemarin. Kedatangan mereka untuk melakukan audiensi terkait berita dugaan kedekatan antara dengan mantan Bupati Kediri Ir. H. Sutrisno.

Gosip miring itu diunggah oleh sebuah akun bernama Suprianto ke jejaring sosial facebook dan menjadi belakangan ini.

APPK meminta pihak kepolisian untuk cepat merespon kejadian tersebut. Mereka berharap adanya upaya hukum terhadap isu perselingkuhan itu dan kabar yang telah viral di media sosial, agar tidak menjadi isu yang liar.

“Apabila isu tersebut tidak benar dan hanyalah berita hoax, maka pihak kepolisian segera melakukan upaya hukum dengan menegakkan UU ITE. Apabila isu tersebut benar, maka pihak kepolisian harus melakukan penyidikan terhadap pihak-pihak tersebut,” kata Helmi Ansori, koordinator APPK.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kediri, AKP Gilang Akbar mengatakan, pihaknya menyambut baik kedatangan massa APPK. Kepolisian menerima aspirasi masyarakat, termasuk dari APPK.

“Teman-teman datang karena merasa resah tentang berita masalah dugaan hoax dan dugaan selingkuh. Saya bicara sebagai Satreskrim. Sejauh ini yang dirugaikan belum ada laporan. Jadi, kami belum melakukan tindakan kepolisian,” ungkap AKP Gilang Akbar.

Baik kasus dugaan perselingkuhan maupun dugaan hoax yang disebut oleh APPK dalam audiensi, hingga kini belum ada pihak yang melapor ke Polres Kediri. Apabila ada merasa dirugikan atas kedua kasus tersebut, kepolisian menunggu laporan dari mereka.

“Polres Kediri belum menerima laporan dari yang dirugikan. Kita menunggu. Paling yang bisa kita lakukan, saat ini mengarahkan ke masyarakat dengan cara Kring Serse, agar tidak mudah mempercayai berita berita tersebut. Berita seperti itu juga tidak bisa dibendung, karena begitu cepat,” jelas Kasat Reskrim.

Kasus dugaan hoax yang dimaksud tersebut, menurut Kasat Reskrim berbeda dengan kasus berita bohong tentang SARA. Untuk kasus tersebut hanya dapat ditindaklanjuti, apabila ada yang melaporkan. Tentunya korban yang merasa dirugikan. Sedangkan pada kasus hoax SARA, kepolisian bisa langsung bertindak tanpa adanya laporan.

“Beda halnya ketika ada berita bohong yang menimbulkan SARA. Bisa langsung kita tindak. Ini berita bohongnya fitnah terhadap seseorang, nah orang tersebut yang mestinya melaporkan,” beber Gilang bertanya.

Diakuinya, apabila kepolisian kesulitan dalam meniadakan penyebaran berita-berita hoax di medsos. Akan tetapi, Korps Bhayangkara ini memiliki cara untuk mencegahnya dengan mengefektifkan peran tiap fungsi yang ada di tubuh kepolisian.

“Paling kita menggunakan cara-cara seperti Kring Serse dari Reskrim. Dan Intel bisa dengan sambang ke masyarakat. Juga bisa dari Fungsi Binmas dengan pembinaan terhadap masyarakat,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, seseorang dengan nama akun Suprianto memposting berita tentang dugaan perselingkuhan antara biduan dangdut Nella Kharisma dengan mantan Bupati Kediri Ir. H. Sutrisno di facebook. Unggahannya tersebut menjadi viral.

Selain diteruskan ke sejumlah grup facebook, unggahan tersebut juga banyak tanggapan. Mayoritas mengomentari apabila berita itu adalah hoax dan fitnah.

Paska penyebaran kabar tersebut, Ir. H. Sutrisno langsung membantahnya. Dihadapan sejumlah wartawan, Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan (TP3) Kabupaten Kediri itu menyatakan berita tersebut adalah hoax dan fitnah.

Menurutnya, kabar miring dan fitnah semacam itu selalu muncul menjelang Pilbup Kediri yang menyerang pribadi serta keluarganya. Sutrisno justru merasa kasihan dengan Nella Kharisma yang digosipkan dengannya.


Source: BJ

Bagikan di sini!
KOMENTAR

1 Komentar

Iklan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Kerapan Sapi

Inspirator

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional