matamaduranews.com-Video pertunjukan karya seni santri Ponpes Gontor bertajuk Panggung Gembira 692, lagi viral.
Video yang menampilkan pembacaan puisi berjudul “Bait Republik Kebingungan” ini, menyebar di sejumlah grup facebook dan WhatsApp.
Puisi yang dibaca para santri itu, berisi narasi awal mula negeri kita, “pasaknya dibangun ulama dan auliya’. Pilarnya ditumpangi kiai dan santrinya.Atapnya disangahi oleh cendekia,” begitu awal bait puisi yang dibacakan para santri Gontor.
Dalam bait berikutnya, disebut ulama banyak dikriminalisasi.
“Ulama-ulama jadi tersangka, kiai dan santri diintai gerak-geriknya,” lanjutan puisi yang dibaca bersama oleh kelompok santri.
“Ketika ada yang menista Al-Qur’an, kita pada bilang, ‘udah, biarkan’. Tapi ketika bendera tauhid dikibarkan, kita berseru, ‘tangkap, penjarakan’,” lanjutnya.
Pertunjukkan puisi tersebut terekam dalam video berlogo gontor tv, diposting sejumlah akun facebook, sejak 6 Oktober.
redaksi.




Itu versi Gontor……..
Boleh2 saja beropini apalagi berpuisi
Gontor yg berdiri untuk semua golongan dan bebas paham idologi dari berbagai bentuk politik jangan sampai memudar. Keteguhan Gontor memegang prinsip bagian dari keunggulan itu sendiri
Saya alumni 87 sama sekali tidak sepaham dgn puisi tersebut.
Walaupun saya bukan alumni gontor namun saya suka gontor