Wabup Fauzi Masih Bungkam soal Pilkada Sumenep. Kenapa?

matamaduranews.com-SUMENEP-Sejumlah aktivis dan pengamat Sumenep bertanya-tanya soal posisi Wabup Sumenep, Ach. Fauzi tentang peran apa yang akan diambil dalam Pilkada Sumenep 2020 mendatang.

Maklum, Pilkada serentak yang bakal digelar September 2020, tidak ada petahana. Bupati Sumenep KH A. Busyro Karim tak bisa nyalon kembali karena sudah dua kali menjabat. Kecuali Wabup Ach. Fauzi yang baru menjabat Februari 2015.

Sementara, para figur sudah ramai diperbincangkan dan ada yang menyatakan bersedia untuk nyalon. Sebagian sudah buat tim kecil untuk melakukan pendekatan-pendekatan ke sejumlah elit parpol dan tokoh agama.

Seperti, KH Unais Ali Hisyam, KH Amiruddin Nahrawi, Soengkono Sidik dan Fatah Yasin. Mereka bervariasi melakukan langkah-langkah politik.

Informasi yang diperoleh Mata Madura, seperti Fatah Yasin dan KH Amiruddin Nahrawi sudah melakukan pendekatan ke DPW dan DPP partai.

Sedangkan, KH Unais Ali Hisyam menyatakan ke media tentang keinginan untuk berbuat sesuatu jika ditakdirkan terpilih dalam Pilkada Sumenep.

“Di internal PKB banyak yang mendorong saya agar maju calon bupati di Pilkada mendatang. Salah satu program saya adalah memperhatikan nasib warga kepulauan dan meningkatkan infrastruktur,,” terang anggota DPR RI dari FPKB ini kepada sejumlah media.

BACA JUGA :  Perebutan Kursi DPR RI Dapil Madura Kian Kompetitif. Inilah Daftarnya

Bagaimana dengan Wabup Ach. Fauzi? Saat dikonfirmasi via WhatsApp Rabu siang (19/6/2019), Fauzi hanya membalas “nanti ketemu,” tulis Fauzi ke Mata Madura.

Fauzi tetap diam tak berkomentar walau ditanya sana-sini soal Pilkada Sumenep 2020. Fauzi hanya mengirim gambar stiker tertawa.

Sedangkan informasi yang didapat Mata Madura, Wabup Fauzi masih melihat figur Paslon yang akan diusung partai-partai lain.

“Opsi terakhir mungkin, mas Fauzi akan tetap di posisi Wabup. Yang penting terpilih kembali. Karena PDI P kan perlu koalisi. PDI-P hanya raih 5 kursi,” sebut sumber orang dekat Wabup Fauzi yang enggan disebut namanya.

Hambali Rasidi

Komentar