Menu

Warga asal Sumenep yang Jadi Korban Penculikan di Surabaya Ditemukan Tewas, Istrinya Hamil 7 Bulan

Warga asal Sumenep yang Jadi Korban Penculikan di Surabaya Ditemukan Tewas, Istrinya Hamil 7 Bulan
Saat korban (Bangkit) dimasukkan ke mobil yang diduga pelaku (Foto Istimewa via detikcom)
Link Banner

matamaduranews.com-BATU-Polisi mengungkap identitas mayat lelaki yang ditemukan tewas di Sungai Watu Ondo, Dusun Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Dia adalah Bangkit Maknutu Dunirat (32) 4 asal Dusun Benosan, Desa Karangbudi, Kecamatan Gapura, Kota Sumenep, Madura.

Belakangan, diketahui bahwa Bangkit merupakan korban penculikan. Kasusnya kini tengah ditangani Polrestabes Surabaya meski mayatnya ditemukan di Kota Batu.

“Hasil identifikasi dan juga koordinasi jajaran Polres, identitas korban dapat kita ketahui, yakni atas nama Bangkit Maknutu Dunirat (32), warga asal Sumenep, yang tinggal di wilayah Pakis, Kabupaten Malang,” ujar Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama kepada detikcom, Kamis (17/10/2019).

Dikatakan Harvi, identitas korban terungkap dari hasil koordinasi dengan Polrestabes Surabaya. Selasa (15/10), istri Bangkit melaporkan bahwa suaminya hilang yang diduga diculik.

“Ketika dicocokan dengan jenazah korban ternyata sama dari identitas orang hilang yang dilaporkan. Kemudian, kami menghadirkan istri dan keluarga, untuk mengenali secara langsung di RS Hasta Brata, Kota Batu. Ternyata diyakinkan oleh istrinya itu benar adalah suaminya (Bangkit),” beber Harviadi.

Dalam keterangannya, Mei, istri korban tengah hamil 7 bulan melaporkan suaminya yang hilang ke Polrestabes Surabaya. Karena sebelum dinyatakan hilang, korban mengikuti kegiatan tempat kerjanya yang menggelar acara di Surabaya.

“Korban ini dilaporkan hilang, karena tidak kunjung pulang, setelah ada acara tempat dia bekerja di Surabaya. Dan tadi pagi jenazah sudah dibawa pulang ke Sumenep untuk dikebumikan,” ujarnya.

Dijelaskan Harvi, hasil keterangan sementara dokter forensik RS Hasta Brata, Kota Batu, yang melakukan otopsi terhadap jenazah korban terungkap adanya luka robek pada bagian dahi sebelah kiri, serta pembekuan darah pada bagian otak. Selain ditemukan sejumlah luka lebam.

“Meski demikian, kami masih menunggu hasil otopsi selesai. Untuk jenazah, sesuai permintaan keluarga dibawa pulang untuk dimakamkan,” jelas Harviadi.

Dia menambahkan, bahwa jasad Bangkit ditemukan oleh warga di aliran sungai Watu Ondo, Dusun Cangar, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Rabu (16/10/2019), pukul 10.30 WIB.

“Lokasi penemuan jenazah berbatasan dengan Kota Batu-Mojokerto. Korban dalam posisi telungkup dengan bagian tangan terikat tali plastik, dan luka robek di kepala,” beber Harviadi.

Kemudian jenazah Bangkit dibawa ke RS Hasta Brata untuk dilakukan penyelidikan yang melibatkan tim dokter forensik.

Sumber: detikcom

Bagikan di sini!
KOMENTAR

2 Komentar

  1. aku Jumat, 18 Oktober 2019

Lowongan

Ra Fuad Amin

Hukum dan Kriminal

Budaya

Kerapan Sapi

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional