Pendidikan

Disdik Sumenep Mulai Integrasikan Pendidikan Diniyah, Penguatan Karakter Resmi Masuk Sekolah

×

Disdik Sumenep Mulai Integrasikan Pendidikan Diniyah, Penguatan Karakter Resmi Masuk Sekolah

Sebarkan artikel ini
M Iksan
H. Mohamad Iksan, S.Pd., M.T.

Dinas Pendidikan mulai mengintegrasikan pendidikan diniyah ke dalam satuan pendidikan. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat karakter, akhlak, dan nilai-nilai keagamaan peserta didik sebagai bagian dari sistem pendidikan formal. Kebijakan ini menandai penguatan pendidikan karakter yang diposisikan sejajar dengan peningkatan kualitas akademik peserta didik.

Komitmen itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, memasuki ajaran baru akhir Juli 2026.

Kata Iksan Program Diniyah merupakan bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang menitikberatkan pada keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan pembentukan karakter.

“Program Diniyah mulai diberlakukan pada Tahun Ajaran Baru 2026 di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep. Kami ingin peserta didik memiliki keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan, akhlak yang baik, dan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan implementasi program tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen pendidikan, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan hingga orang tua.

Sinergi tersebut dinilai penting agar proses pembentukan karakter berlangsung secara berkesinambungan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari di rumah.

BACA JUGA :  Wow, Santri Ponpes Annuqayah Sumenep Raih Juara Umum Kompetisi Tingkat Asean

Ia menegaskan, sekolah tidak cukup hanya menghasilkan lulusan dengan prestasi akademik tinggi, tetapi juga harus mampu mencetak generasi yang religius, disiplin, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Sekolah tidak hanya bertugas mencetak siswa yang berprestasi secara akademik, tetapi juga melahirkan generasi yang berintegritas, disiplin, religius, serta memiliki karakter kuat sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan,” tegasnya.

Melalui Program Diniyah, Disdik Sumenep berharap tercipta ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai moral, etika, tanggung jawab, dan kepedulian sosial sejak dini.

Kebijakan tersebut sekaligus memperkuat arah pembangunan pendidikan di Kabupaten Sumenep yang mengedepankan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pembentukan karakter sebagai fondasi mencetak generasi yang siap bersaing tanpa kehilangan jati diri.

“Kami meyakini investasi pada pendidikan berbasis nilai akan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang siap bersaing, namun tetap berpegang teguh pada identitas budaya, etika, dan nilai-nilai keagamaan sebagai modal utama membangun masa depan daerah,” pungkas Moh. Iksan. (bah)

Tinggalkan Balasan