Berita Utama

Yuk…Pantau Menu MBG via Portal Web Radar MBG

×

Yuk…Pantau Menu MBG via Portal Web Radar MBG

Sebarkan artikel ini
Radar MBG
Masyarakat bisa langsung klik https://www.bgn.go.id/radar-mbg/ untuk ikut memantau dan mengevaluasi menu MBG yang disajikan Dapur MBG ke sekolah-sekolah

Badan Gizi Nasional (BGN) kini meluncurkan portal berbasis web untuk memantau menu MBG sekaligus kandungan gizinya.

Jika anda hendak mengetahui menu apa saja yang disajikan Dapur MBG. Bisa langsung klik https://www.bgn.go.id/radar-mbg/

Kamis (13/8/2026), BGN telah mencurkan portal berbasis website untuk memberi ruang kepada orang tua, guru dan masyarakat untuk memantau secara real-time menu MBG di lokasi dimaksud.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, Radar MBG dibuat agar masyarakat tidak hanya menerima informasi tentang MBG, tetapi bisa ikut mengetahui apa yang diberikan kepada peserta didik.

“Dengan Radar MBG, Bapak dan Ibu orang tua yang memiliki anak bersekolah yang mendapatkan menu makanan bergizi gratis bisa mengecek menu apa yang disajikan dan kandungan gizi apa yang tersaji.” kata Sudaryono kepada media di Jakarta.

Melalui portal tersebut, pengguna dapat memilih wilayah administrasi mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga desa. Informasi yang ditampilkan mencakup menu harian dan profil dapur yang mengolah makanan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Bahkan, lokasi SPPG yang memproduksi makanan dapat diketahui publik.

“Menu MBG itu dimasak di SPPG yang mana dan beralamatkan di mana bisa diakses semua orang, baik orang tua, guru, kepala sekolah, maupun masyarakat umum,” ujar Sudaryono.

Kalau Menu di Radar Berbeda dengan di Piring?

Di sinilah Radar MBG menjadi penting. Jika menu yang tercantum di portal berbeda dengan makanan yang diterima siswa, atau terdapat komponen makanan yang tidak tersedia, masyarakat memiliki dasar untuk mempertanyakannya.

BACA JUGA :  Massa Desak Bupati Bangkalan Mundur, Ketua DPRD: Silahkan Sampaikan Ke Bersangkutan

Begitu pula ketika informasi menu atau foto makanan belum muncul di Radar MBG. BGN mengidentifikasi belum munculnya foto menu di sejumlah lokasi antara lain disebabkan ketidakdisiplinan pengelola dapur dalam melakukan pelaporan harian sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Karena itu, BGN mendorong orang tua dan komunitas sekolah tidak pasif ketika menemukan informasi yang tidak lengkap atau pelaksanaan yang dianggap tidak sesuai.

“Kami harapkan orang tua dan komunitas sekolah bisa berkunjung menghubungi SPPG tempat menu makanan dibuat untuk mendapatkan penjelasan dan menuntut keterbukaan yang lebih baik,” kata Sudaryono menambahkan.

Bukan Sekadar Melihat Menu

Kehadiran Radar MBG membuat pengawasan program makan bergizi tidak lagi hanya berada di tangan pemerintah, sekolah dan pengelola SPPG.

Orang tua dapat membandingkan menu yang tercatat di sistem dengan makanan yang benar-benar sampai ke tangan anak.

Jika terdapat perbedaan, informasi tersebut dapat menjadi bahan klarifikasi maupun pengaduan melalui mekanisme yang disediakan BGN.

Dengan demikian, Radar MBG bukan sekadar portal untuk melihat menu. Tapi dapat menjadi alat kontrol publik terhadap program yang menyangkut makanan, gizi dan kesehatan jutaan peserta didik. (Adi)

Tinggalkan Balasan