Berita Utama

Raih KEJAR Award 2026 dari OJK, BPRS Bhakti Sumekar Gencarkan Gerakan Menabung Pelajar dan Santri

×

Raih KEJAR Award 2026 dari OJK, BPRS Bhakti Sumekar Gencarkan Gerakan Menabung Pelajar dan Santri

Sebarkan artikel ini

Penghargaan KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi momentum bagi PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) untuk memperluas gerakan menabung di kalangan pelajar dan santri di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Bank perekonomian rakyat syariah milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu mengakselerasi program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) melalui produk Tabungan SimPel iB (Simpanan Pelajar). Upaya tersebut dilakukan dengan menyambangi sekolah dan pondok pesantren guna memperluas akses layanan keuangan syariah sejak usia dini.

BPRS Bhakti Sumekar sebelumnya meraih penghargaan sebagai Bank Implementasi KEJAR Terbaik Kategori BPR/BPRS Wilayah Jawa–Bali–Nusa Tenggara pada ajang KEJAR Award 2026 yang diselenggarakan OJK.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya perusahaan dalam mendorong kepemilikan rekening tabungan bagi pelajar sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di daerah.

Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar, mengatakan penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi untuk memperluas jangkauan program, termasuk bagi pelajar dan santri di wilayah kepulauan Sumenep.

“Penghargaan KEJAR Award 2026 dari OJK ini merupakan hasil kolaborasi antara BPRS Bhakti Sumekar, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Dinas Pendidikan, kepala sekolah, dan pengasuh pesantren. Kami tidak ingin berpuas diri. Program ini harus terus diperluas agar budaya menabung sejak dini benar-benar tumbuh di kalangan pelajar dan santri,” ujar Hairil Fajar di Sumenep, Rabu (2/9/2026).

BACA JUGA :  Wow, Selama Kepemimpinan Bupati Busyro, Sumenep Raih Adipura 6 Kali

Menurut dia, edukasi keuangan tidak cukup hanya dilakukan melalui sosialisasi. Pelajar perlu dibiasakan mengelola uang saku, menyisihkan sebagian uang untuk ditabung, serta memahami pentingnya perencanaan keuangan sejak dini.

Melalui Tabungan SimPel iB, BPRS Bhakti Sumekar memberikan akses menabung dengan setoran awal yang ringan dan tanpa biaya administrasi bulanan, sesuai dengan ketentuan produk yang berlaku.

Program tersebut diharapkan dapat membantu membangun kebiasaan finansial yang sehat sekaligus mendorong pelajar agar lebih bijak menggunakan uang di tengah perkembangan teknologi dan kemudahan transaksi digital.

Bagi Sumenep yang memiliki wilayah daratan dan kepulauan, perluasan akses layanan keuangan bagi pelajar juga menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, pendekatan langsung ke sekolah dan pondok pesantren dinilai penting untuk menjangkau lebih banyak calon nasabah muda.

Melalui penguatan program KEJAR, BPRS Bhakti Sumekar berupaya menjadikan kegiatan menabung bukan sekadar aktivitas menyimpan uang, melainkan bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan kemandirian finansial generasi muda.

Ke depan, keberhasilan program ini akan semakin bermakna apabila penghargaan di tingkat regional tersebut diikuti dengan perluasan kepemilikan rekening pelajar, peningkatan pemahaman keuangan, serta akses layanan perbankan yang semakin merata hingga ke wilayah kepulauan Sumenep. (adi)