Innalillah, Ustaz Aziz Kumis Wafat Usai Ceramah di Musholla Al-Muttaqin

Tak Berkategori

matamaduranews.comSURABAYA-Penceramah Ustaz Abdul Aziz meninggal dunia Minggu (2/1) beberapa saat setelah turun dari mimbar ceramah di Musholla Al-Muttaqin Jl Teluk Nibung, Surabaya.

Ustaz yang dikenal dengan sebutan ‘‘Ustaz Aziz Kumis” ini meninggal diduga karena serangan jantung. Almarhum diketahui sudah mengidap sakit jantung cukup lama.

Selama ini Ustaz Abdul Aziz dikenal sebagai pendakwah yang sangat aktif di Surabaya dan Jawa Timur. Hampir semua masjid di wilayah Surabaya dan sekitarnya pernah menghadirkan Ustaz Abdul Aziz sebagai penceramah maupun khatib dan imam shalat Jumat.

Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Jl Kedinding Lor Gang Tulip nomor 6 Surabaya. Rencananya jenazah dimakamkan ba’da isyak.

Semasa hidup Ustaz Abdul Aziz aktif mengisi kajian di TVRI Jawa Timur. Ustaz Aziz memprakarsai dan mengasuh program ”Asalam” Ayo Sinau Agama Islam (ayo belajar agama Islam) yang cukup populer di kalangan pemirsa TVRI Jatim.

Dalam setahun terakhir kondisi kesehatan Ustaz Abdul Aziz terlihat merosot dan penampilannya tidak sesegar biasanya. Kendati demikian Ustaz Aziz tetap aktif melakukan dakwah dan mengisi pengajian di berbagai masjid dan majelis taklim.

Bahkan, Jumat terakhir tahun 2021 Ustaz Abdul Aziz masih memberikan khutbah Jumat di Masjid Mujahiddin Jl Perak Barat. Sebagai putra Sulawesi Selatan Ustaz Aziz punya hubungan akrab dengan takmir Masjid Mujahiddin yang dikelola oleh komunitas warga Sulawesi yang banyak tinggal di kawasan Jl Perak.

Menurut seorang jamaah pada khutbah Jumat itu Ustaz Aziz terlihat lemah fisiknya, tidak lagi segar seperti biasanya. Ketika menjalankan shalat Ustaz Abdul Aziz terlihat duduk di kursi.

Minggu sore bakda Ashar Ustaz Aziz dijadwalkan memberi ceramah di Musholla Al-Muttaqin Jl Teluk Nibung. Kendati kondisinya terlihat lemah Ustaz Aziz masih tetap hadir dan menyelesaikan ceramahnya.

Seusai ceramah kondisi Ustaz Aziz memburuk dan sempat pingsan di musholla. Para jamaah berusaha menolong tetapi tidak berhasil. (kempalan)

Komentar