Koh Steven dan Kisah 1 Camp Pekerja China Masuk Islam

matamaduranews.com-Kepergian Koh Steven mengejutkan banyak pihak. Karena almarhum meninggal dunia tanpa disertai dengan gejala atau sakit apa pun.

Steven Indra Wibowo atau akrab disapa Koh Steven, pendiri Mualaf Center Indonesia, meninggal dunia, Jumat 14 Oktober 2022 usai beribadah salat Isya.

Usai shalat Isya, Koh Steven tiba-tiba tumbang. Seketika langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wonokromo, Surabaya.

Koh Steven pada tahun 2000 mengucap dua kalimat syahadat dan menjadi mualaf.

Koh Steven resmi menjadi mualaf dan memakai nama Indra Wibowo ash-Shiddiqi.

Koh Steven banyak melakukan aktivitas dakwah yang menyisakan banyak kenangan.

Koh Steven dalam jalan hijrahnya mengaku sebagai pemulung amal. Saat pandemi COVID-19, Koh Steven jadi sorotan karena menjual seluruh hartanya.

Koh Steven menyebut harta hanyalah titipan Allah SWT dan pasti akan kembali.

“Kita ini jangan sombong di dunia, kita cuma pemulung, apa sih yang kita kumpulin, amal kan? Ngumpulin duit, mati nggak dibawa, amal ya sudah dipulung aja. Kita nggak ngerjain yang besar-besar,” cerita Steven yang diunggah dalam channel YouTube Vertizone 7 bulan lalu.

BACA JUGA :  Kisah Al-Qur’an Se Jimat, dan Kiai Napo Omben

Sabtu pagi 15 Oktober 2022. Jenazah Koh Steven dimakamkan di Pemakaman Muslim Firdaus Memorial Park (FMP), Nagrok, Ujung Berung, Kota Bandung, Jawa Barat.

Sebelum dikebumikan, jenazah dishalatkan di Masjid Al Imtiyaz Surapati Core, Jalan PHH Mustapa, Pasirlayung, Kecamatan Cibeunying, Bandung.

Sebagai informasi, Firdaus Memorial Park adalah pemakaman muslim berbasis wakaf, yang asri, ramah lingkungan dan sesuai dengan konsep syariah. Prinsip-prinsip ini untuk menjawab persepsi selama ini tentang taman pemakaman yang kumuh dan menakutkan.

Lokasi pemakaman di Desa Mandalamukti dan Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalong Wetan, Bandung Barat. Tepat bersebelahan dengan Tol Purbaleunyi di KM 106+300 – KM 105+700.

Kepergian Koh Steven, banyak kisah yang dikenangnya

Berikut salah satu kenangan almarhum yang pernah meng-Islamkan 1 Camp Pekerja China di Makkah.

Koh Steven Indra Wibowo Dipanggil Abdurrahman Sudais karena mengislamkan satu camp pekerja China yang sedang membangun perluasan Masjidil Haram.

Koh Steven harus dihadapkan kepada Amir Masjidil Haram, Abdurrahman Sudais, viral.

Komentar