Pilkada 2020, KH Imam Hasyim Siap Nyalon Bupati Sumenep

matamaduranews.comSUMENEP-Perbincangan hangat Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur yang melibatkan nama KH Imam Hasyim di grup-grup WhatsApp (WAG), rupanya bukan sekedar isu belaka.

Pasalnya, Ketua DPC PKB Sumenep itu sudah siap mencalonkan diri menjadi Bupati Sumenep pada Pilkada 2020 nanti.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Sekretaris DPC PKB Sumenep, Ach. Syaiful A’la, Jumat (14/06/2019) kemarin.

“Kiai Imam Hasyim merupakan figur yang tepat. Beliau kiai, negarawan, politikus. Bahkan dalam kepemimpinan beliau, suara PKB naik segnifikan,” terangnya kepada matamaduranews.com.

Menurut Syaiful, sosok Ketua DPC PKB Sumenep itu sangat tepat memimpin Kabupaten Sumenep. Pengalamannya menjadi Ketua DPRD menjadi modal untuk memimpin Kota Keris.

“Sumenep ini kabupaten pesantren yang masyarakatnya santri. Jadi, bupatinya harus kiai pesantren,” tutur Syaiful.

Apalagi, selama beberapa periode sebelumnya Sumenep sudah dipimpin KH Ramdlan Siraj dan KH A. Busyro Karim yang notabene kiai pesantren.

Sehingga, sosok KH Imam Hasyim diharapkan bisa memimpin Kabupaten Sumenep menggantikan KH A. Busyro Karim.

BACA JUGA :  Mengenal Sosok Cawabup Paslon 'Kholifah'

Selain Kiai Imam, sejumlah nama lain sudah mulai bermunculan ke permukaan, mulai figur baru maupun figur lama yang sudah malang melintang di dunia politik.

Mereka adalah KH. Ilyasi Siraj, KH. Unais Ali Hisyam, Ny. Dewi Khalifah, dan Soengkono Sidik. Dari inkumben sendiri, Achmad Fauzi yang kini menjabat Wakil Bupati Sumenep terdengar cukup mendominasi.

Bahkan, bursa pencalonan Bupati pada Pilkada Sumenep September 2020 nanti juga diramaikan dengan nama-nama calon dari kepulauan.

Sepekan ini pegiat Kepulauan Sumenep yang tergabung dalam Forum Kepulauan Bangkit sudah menjaring nama-nama putra terbaiknya untuk maju di Pilkada.

Setelah muncul nama KH Amiruddin Amir alias Cak Amir dari Pulau Raas dan Azis Salim Sabibi dari Kangean, terakhir muncul nama Ach. Junaedi dan Edy Rasiyadi, yang kini menjabat Sekda Sumenep.

Rafiqi, Mata Madura

Komentar