Menu

Sambut Hari Jadi dan Maulid, Pamur Pamekasan Gelar Festival Pencak Silat se-Madura

Sambut Hari Jadi dan Maulid, Pamur Pamekasan Gelar Festival Pencak Silat se-Madura
Festival Pencak Silat Pamur se-Madura 2019 di Pamekasan. (Foto Mohlis/Mata Madura)
Link Banner

matamaduranews.com-PAMEKASAN-Pencak Silat Pamur di Kabupaten Pamekasan menggelar Festival Pencak Silat antar Pelajar se-Madura di lapangan Rest Area Bongkar Muat Barang Jl. Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari sejak Sabtu-Minggu (9-10/11/2019) tersebut, berlangsung meriah.

Kegiatan yang diprakarsai Drs. Johari, M.M.Pd selaku Panitia Pelaksana Festival itu diikuti 235 peserta yang terdiri dari 4 kabupaten se-Madura.

Para peserta terdiri dari tiga kategori umur, mulai dari Usia Dini (10-12 tahun), Pra-Remaja (12-14 tahun), hingga Remaja (14-17 tahun).

Sedangkan kategori perlombaan terdiri dari Tunggal Tradisi/Kembangan, Ganda/Dapo’an, Beregu serta kategori Tanding.

Para peserta unjuk kebolehan di hadapan para juri dan penonton yang hadir dengan menggunakan senjata maupun tangan kosong yang diiringi musik gamelan khas pencak silat.

Hadir pada acara itu, perwakilan Koni Kabupaten Pamekasan, Ketua IPSI Pamekasan, Masrukin, S.Sos, M.Si, dan Dewan Pimpinan Pusat Pamur, Samsul Arifin, S.Sos., M.Si.

Hadir pula Pengurus Daerah Propinsi Jawa Timur, Drs. H. Parsoadiyanto, MM.MBA, Ketua Pamur Cabang Pamekasan, Drs.H. A. Mahfud Alfy, serta Ketua Cabang Pamor se-Madura.

Digelarnya Festival Se-Madura itu, kata Johari, dimaksudkan agar generasi Pencak Silat Pamur terus dikembangkan serta menjalin dan meningkatkan tali persaudaraan antar sesama.

“Mari, melalui festival ini kita kembangkan Pencak Silat Pamur hingga kita senantiasa berkontribusi besar mengharumkan nama Madura, Jawa Timur, bahkan Indonesia, serta jangan lupa, persaudaraan kita juga tingkatkan,” ungkapnya, Minggu (10/11/2019).

Kejuaraan tersebut, lanjut Johari, sejatinya menyambut Hari Jadi Pamor ke-68, Hari Jadi Pamekasan ke-489, serta menyambut Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Pencak Silat yang didirikan putra asli Pamekasan, H.R. Hasan Habudin Sastro Subroto pada tahun 1951 itu, menurut Johari, juga ingin berkontribusi besar terhadap bangsa serta melestarikan budaya khas Nusantara.

Sementara sesepuh Pamur Pamekaaan, Saktiono Roso, S.Pd yang berstatus wasit juri Nasional menjelaskan, kegiatan Festival Pencak Silat se-Madura itu baru kali pertama diadakan.

“Mudah-mudahan dengan adanya Festival Pencak Silat perdana ini kegiatannya berjalan setiap tahun,” jelas pria yang juga Ketua Wasit Juri IPSI Pamekasan itu.

Dalam Festival Pencak Silat Pamur tersebut, ada belasan wasit juri yang dihadirkan. Sebanyak 11 orang dari Internal Pamor sendiri, sementara 5 orang dari IPSI Pamekasan.

Wasit Juri Internal Pamor:
1. Achmad Jumali Ekhsan (Pamekasan)
2. Agus Zaini (Gresik)
3. Suhartono (Bangkalan)
4. Moh. Yusuf (Bangkalan)
5. Syarbini (Sumenep)
6. Haris Firmansyah (Surabaya)
7. Dra. Dwi Puji Lestari (Kota Malang)
8. Syamsul Arifin (Pamekasan)
9. Abd. Isnin (Pamekasan)
10. Abd. Aziz (Pamekasan)
11. Momon Syaitor Rohmah (Pamekasan)

Sedangkan Wasit Juri dari IPSI Pamekasan:
1. Abd. Muid (Walet Hitam)
2. Sya’roni (Persinas Asad)
3. Fakhri Zulfa (Perisai Diri)
4. Hidayatul Mustakim (Cobra)
5. Muckhlis (PSHT)

Mohlis, Mata Pamekasan

Bagikan di sini!
KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Iklan
Lowongan

Ra Fuad Amin

Kerapan Sapi

Inspirator

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional