Pemerintahan

Seleksi Empat Kepala OPD Sumenep Masih Sepi Peminat

×

Seleksi Empat Kepala OPD Sumenep Masih Sepi Peminat

Sebarkan artikel ini
Banny Irawan
Kepala BKPSDM Sumenep Benny Irawan

Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai membuka seleksi terbuka untuk mengisi empat jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang masih kosong. Namun, sudah memasuki akhir pendaftaran masih belum terlihat banyak pelamar yang mendaftarkan diri.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Benny Irawan, mengatakan pengumuman pendaftaran berlangsung selama 15 hari kalender, yakni mulai 20 Juli hingga 3 Agustus 2026. Pada periode yang sama juga dilakukan proses seleksi administrasi terhadap seluruh berkas pelamar.

“Hasil seleksi administrasi akan diumumkan pada 4 Agustus 2026,” ujar Benny, Selasa (28/7/2026).

Empat jabatan yang dibuka melalui seleksi terbuka tersebut meliputi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub).

Menurut Benny, informasi lengkap mengenai persyaratan, tahapan, dan jadwal seleksi dapat diakses melalui laman resmi BKPSDM Kabupaten Sumenep maupun portal ASN Karier Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Untuk jadwal dan persyaratan pendaftarannya bisa dilihat di website kami, bkpsdm.sumenepkab.go.id atau juga di asnkarier.bkn.go.id,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pabrik Rokok Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Sumenep

Ia mengungkapkan, hingga kini belum ada pelamar yang menyelesaikan proses pendaftaran secara resmi. Meski demikian, sejumlah ASN telah mulai mengurus kelengkapan dokumen dan berkonsultasi mengenai persyaratan administrasi.

“Ada beberapa yang sudah mengurus berkas yang harus kami tanda tangani dan menanyakan informasi terkait persyaratan. Tetapi yang resmi mendaftar belum ada karena waktu pendaftaran masih berlangsung hingga 3 Agustus,” paparnya.

Benny menambahkan, proses seleksi akan dilakukan oleh tim independen yang terdiri dari unsur Pemerintah Kabupaten Sumenep, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, akademisi Universitas Airlangga, serta akademisi Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan mampu menghasilkan pejabat pimpinan tinggi pratama yang profesional, kompeten, dan berintegritas untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumenep. (bah)

Tinggalkan Balasan