matamaduranews.com-SUMENEP – Nama dr. Erliyati muncul dalam daftar peserta Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemkab Sumenep tahun 2026.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep itu tercatat ikut lelang jabatan untuk posisi Staf Ahli Bupati Sumenep.

Dalam pengumuman Panitia Seleksi Nomor 06/PANSEL.JPTP-SMP/III/2026 tertanggal 2 Maret 2026, dr. Erliyati dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) pada tahap seleksi administrasi.
Tak tanggung-tanggung, dr Erliyati mendaftar di dua posisi sekaligus:
Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia
Total ada 53 pendaftar yang masuk ke meja panitia. Dari jumlah itu, 35 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi—termasuk dr. Erliyati.
Setelah dinyatakan lolos administrasi, para peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Jabatan (Assessment) yang digelar di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur, Surabaya.
Langkah dr. Erliyati ini pun memantik tanda tanya. Benarkah ia hendak meninggalkan kursi Direktur RSUD Sumenep?
Seperti diketahui, RSUD Sumenep saat ini telah naik status menjadi rumah sakit tipe B. Sementara posisi direktur utama sebagai jabatan tinggi pratama belum dibuka untuk umum.
Apakah ini sinyal rotasi? Atau sekadar menguji peluang dalam kontestasi JPTP?
Publik menunggu jawabannya.(hambalirasidi)













