Berita Utama

Perubahan APBD Sumenep 2026 Akhirnya Diparipurnakan

×

Perubahan APBD Sumenep 2026 Akhirnya Diparipurnakan

Sebarkan artikel ini
Wabup Kiai Imam
Wabup Sumenep Kiai Imam Hasyim

Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Sumenep 2026 akhirnya disahkan melalui Rapat Paripurna DPRD yang digelar di Gedung DPRD Sumenep, Senin (24/08/2026).

Dalam Struktur Perubahan APBD 2026 menetapkan target Pendapatan Daerah sebesar Rp2.296.380.038.957,35. Sementara itu, Alokasi Belanja Daerah ditetapkan sebesar Rp2.613.412.996.731,93. Perbandingan angka pendapatan dan belanja tersebut menghasilkan defisit anggaran sebesar Rp317.032.957.774,58.

“Pemerintah Kabupaten Sumenep menutup defisit anggaran melalui Surplus Pembiayaan Daerah. Penerimaan Pembiayaan Daerah tercatat sebesar Rp317.032.957.774,58 dengan Pengeluaran Pembiayaan sebesar nol Rupiah. Skema pembiayaan ini menyeimbangkan posisi keuangan daerah secara penuh,” jelas Wabup Kiai Imam mewakili Bupati Fauzi dalam sambutannya.

Wabup Kiai Imam memastikan pengesahan anggaran ini mempercepat realisasi program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh masukan dari anggota dewan menjadi panduan utama dalam menjaga transparansi pelaksanaan APBD.

“Pemerintah daerah optimistis anggaran perubahan ini memperkuat pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memantapkan kesinambungan pembangunan daerah hingga akhir tahun anggaran,” tandasnya.

Sementara itu, hasil pembahasan Perubahan APBD 2026 kini dikirim kepada Gubernur Jawa Timur sebagai perwakilan pemerintah pusat. Proses penyampaian berkas berlangsung paling lambat tiga hari kerja setelah pengesahan paripurna.

BACA JUGA :  Khasiat Daun Salam Bagi Kesehatan, Diabetes dan Kolestrol Langsung Turun

Evaluasi Gubernur akan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, dihadiri para pimpinan dan anggota DPRD, Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Pimpinan OPD, Tokoh Masyarakat, Ormas, pers serta undangan lainnya. (bah)