Peristiwa

Kronologi Kecelakaan Beruntun Tiga Mobil di Tanah Merah Bangkalan, 1 Meninggal Dunia

×

Kronologi Kecelakaan Beruntun Tiga Mobil di Tanah Merah Bangkalan, 1 Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Tabrakan Maut
Mobil yang terlibat kecelakaan beruntun tiga mobil di Tanah Merah Bangkalan yang mengakibatkan 1 penumpang meninggal dunia.

matamaduranews.com-Kronologi Kecelakaan beruntun tiga mobil terjadi di Jalan Raya Paderungan Kecamatan Tanah Merah, Bangkalan, sekitar jam 9 pagi, Minggu (10/9/2023).

Tiga mobil itu, Toyota Avanza bernopol L 1620 BL, Pikap Mitsubhisi L300 Pikap Bernopol M 9726 GC, dan Toyota Avanza Bernopol M 1659 AT.

1 korban yang meninggal dunia akibat kecelakaan itu, berinisial Hj. M (50) warga Wonokromo Surabaya, merupakan penumpang dari Avanza putih L 1620 BL. Hj M meninggal di tempat.

IPTU Wiwit, Kanit Laka Polres Bangkalan menjelaskan kronologi kejadian berawal saat mobil Avanza putih dengan nopol L 1620 B yang dikemudikan M (21) warga Wonokromo, bersama dengan empat penumpangnya termasuk korban meninggal, melaju dari barat ke timur.

“Sesampainya di lokasi kejadian, sopir Avanza putih diduga mengalami microsleep (tertidur sepersekian detik). Saat tersadar, sopir tiba-tiba banting setir sehingga mobil hilang kendali dan terguling,” ujarnya seperti dikutip Radio Suara Surabaya, Minggu Siang.

Dari arah berlawanan, muncul pikap L300 nopol M 9726 GC dikemudikan seorang sopir yang juga berinisial M (20), beserta mobil Avanza silver nopol M 1659 AT yang dikemudikan E (48) warga Pamekasan.

“Karena jarak terlalu dekat (antara pikap dengan mobil yang terguling) terjadilah kecelakaan lalu lintas. Pikap menabrak bagian atas mobil avanza yang terbalik hingga ringsek, sementara Avanza silver menabrak bagian belakang pikap,” jelas Wiwit.

Dari kecelakaan tersebut, sopir avanza yang terguling bersama tiga penumpangnya itu dilaporkan mengalami luka ringan hingga berat, namun, Hj M dikabarkan meninggal di lokasi. Sementara untuk sopir pikap Mitsubishi L300 beserta Avanza silver mengalami luka ringan.

Mereka ini (sopir dan penumpang Avanza putih) adalah keluarga yang mau ke Kabupaten Sampang untuk acara pondok,” jelas Wiwit. (sae)

KPU Bangkalan