Berita UtamaKesehatan

Puskesmas Saronggi Gelar Sempol Sehat, Sasar 70 Warga untuk Deteksi Dini Penyakit

×

Puskesmas Saronggi Gelar Sempol Sehat, Sasar 70 Warga untuk Deteksi Dini Penyakit

Sebarkan artikel ini
Puskesmas Saronggi
Melalui kegiatan Sempol Sehat, Puskesmas Saronggi tidak hanya memberikan pemeriksaan, tetapi juga edukasi dan pendampingan agar masyarakat semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya.

Puskesmas Saronggi, Kabupaten Sumenep, terus mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui kegiatan Sempol Sehat yang dilaksanakan di Desa Saronggi, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah tenaga kesehatan dan masyarakat, di antaranya perawat desa, bidan desa, serta kader kesehatan. Sebanyak 70 orang menjadi sasaran dalam pelaksanaan Sempol Sehat tersebut.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pelayanan kesehatan yang dilakukan untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus mendorong deteksi penyakit sejak dini.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, dr. Ellya Farsadah, menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran warga terhadap kesehatan.

Menurutnya, deteksi dini menjadi langkah penting agar risiko penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga masyarakat bisa memperoleh penanganan medis sesuai kondisi yang ditemukan.

“Pelayanan kesehatan harus semakin dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan seperti Sempol Sehat, kita ingin mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya dan tidak menunggu sampai sakit menjadi lebih berat,” ujar dr. Ellya.

BACA JUGA :  Komisi E DPRD Jatim Agendakan Evaluasi Kinerja Dinas Pendidikan

Ia menambahkan, keterlibatan perawat desa, bidan desa, dan kader kesehatan juga menjadi bagian penting dalam memberikan edukasi serta membantu menemukan masyarakat yang memiliki risiko terhadap penyakit tertentu.

Pelaksanaan Sempol Sehat di Desa Saronggi memiliki beberapa tujuan utama, yakni mendeteksi penyakit sejak dini, mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan, serta membantu masyarakat mendapatkan penanganan medis apabila ditemukan risiko penyakit.

Melalui kegiatan tersebut, Puskesmas Saronggi diharapkan dapat terus memperkuat pelayanan promotif dan preventif sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Dinkes P2KB Sumenep juga mendorong agar kegiatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga masyarakat semakin mudah mendapatkan akses informasi, pemeriksaan, dan penanganan kesehatan. (adi)

Tinggalkan Balasan