Berita Utama

Surya Paloh Dianugerahi Doktor Honoris Causa Unibraw, Ketua Nasdem Sumenep Bilang Begini

×

Surya Paloh Dianugerahi Doktor Honoris Causa Unibraw, Ketua Nasdem Sumenep Bilang Begini

Sebarkan artikel ini
Doktor HC Surya Paloh
Moh Husni dan Istri menemui Surya Paloh sebelum acara dimulai.

matamaduranews.com-Ketua DPC Nasdem Sumenep, Moh Husni menyambut baik penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa (HC) untuk Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP Unibraw), Malang.

Menurut Husni, pengorbanan dan dedikasi yang tinggi untuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilakukan Surya Paloh memang pantas dihargai.

Meski, kata Husni, Surya Paloh berbuat untuk bangsa dan negara tanpa pamrih atau harapan penghargaan.

“Langkah-langkah politik kebangsaan Pak Ketum (Surya Paloh, red) tak bisa dicoret dari sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Saya kira gelar Honoris Causa sangat pantas dianugerahi kepada Pak Ketum,” terang Husni dalam keterangan tertulis kepada redaksi Mata Madura, Senin siang usai acara penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa kepada Surya Paloh di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, Senin pagi 25 Juli 2022.

Husni mencontohkan, perjuangan Surya Paloh untuk kemajuan berbangsa dan bernegara adalah menentang ketidakadilan pers saat orde baru. Membangun restorasi Indonesia dengan pola politik tanpa mahar. Sehingga membuka kran demokrasi dalam berpolitik Indonesia.

“Semoga penganugerahan ini menjadi cambuk bagi generasi bangsa untuk berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara,” pungkas Husni.

Seperti diketahui, dari tangkapan layar Youtube Nasdem TV. Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh resmi menyandang Doktor Honoris Causa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya (FISIP UB) Malang, Senin 25 Juli 2022.

Penganugerahan diawali dengan pembukan sidang promovendus yang dipimpin oleh Ketua Senat Akademi Fakultas Darsono Wisadirana.

Dekan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Sholih Muadi mengatakan, pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada Surya Paloh ini bukan tanpa alasan. Dia mengakui, banyak sekali yang menawarkan untuk mendapat gelar Doktor Honoris Causa di FISIP UB.

“Kami berpikir panjang, kira-kira siapa yang berhak dan layak untuk mendapat gelar Doktor Honoris Causa. Kami berembuk dengan semua jurusan dan kami juga berembuk dengan beberapa anggota senaf fakultas yang akhirnya ketemulah satu sosok, yaitu Pak Surya Dharma Paloh,” ujar Sholih dalam sambutannya.

Menurut Sholih, pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada Surya Paloh melalui rapat senat. Ketua Senat Akademi Fakultas Darsono, dan anggota senat FISIP UB mencermati langkah-langkah politik kebangsaan Surya Paloh dan memberi dengan cermat tulisan-tulisan beliau.

“Banyak sumbangsih Surya Paloh untuk bangsa dan negara. Salah satunya beliau aktif pada pembebasan sandera di Filipina. Itu tidak bisa dicoret dalam sejarah, tidak main-main,” kata Sholih dalam sambutan pembuka.

Dan yang lebih mencengangkan lagi, lanjut Sholih-asumsi politik dianggap kotor, dan dianggap sebagai segala sesuatu yang tidak baik, Surya Paloh mencentuskan ide politik tanpa mahar.

“Mohon maaf bapak ibu sekalian, ini bukan promosi satu partai politik, tetapi itulah kenyataan yang kami dapatkan,” paparnya.

Hadir dalam penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa kepada Surya Paloh ini mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri KLHK Siti Nurbaya, Menteri Pertanian Syharul Yasin Limpo, mantan Jaksa Agung HM Prasetyo, Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel dan sejumlah elite Partai Nasdem.

Sementara itu, Surya Paloh mengaku merasa terhormat ketika dikukuhkan sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Brawijaya. Pasalnya, universitas tersebut mengingatkannya pada kebesaran salah satu kerajaan di Indonesia, yakni Kerajaan Majapahit.

“Sungguh bahagia dan bangga rasanya, hari ini bisa berdiri di sini, dikukuhkan sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Brawijaya, Malang. Sebuah kehormatan yang tak terhingga untuk menerima penghargaan gelar Doktor Honoris Causa dari salah satu kampus ternama di Tanah Air ini,” ujar Surya Paloh di Universitas Brawijaya, Malang, Senin (25/7/2022).

Dalam orasi ilmiahnya, Surya Paloh menyampaikan tema sekaligus ajakan berupa upaya meneguhkan kembali politik kebangsaan. Sebuah tema yang menurutnya terdengar klasik, tetapi tetap harus dikumandangkan.

Pada kesempatan itu, Surya Paloh mengajak semua pihak dan apapun profesi untuk mengupayakan semua perilaku. Serta, orientasi masyarakat demi terbangunnya kebaikan bersama dalam bingkai kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Sebuah pekerjaan yang terus-menerus kita jalankan dan menjadi kontekstual untuk disuarakan terlebih menjelang pesta demokrasi 2024 nanti,” ujar Paloh.

Surya Paloh mengingatkan situasi dan interaksi para elit partai semakin dinamis. Berbagai spekulasi politik pun terus bergulir. Setiap partai politik bersiap diri, mengambil ancang-ancang, memanaskan mesin politik masing-masing, mengukur kekuatan diri dan lawan, sekaligus saling menjajaki dan memetakan kekuatan-kekuatan yang ada.

“Mari kita waspada. Tetap menjaga kerukunan dalam bingkai NKRI, ” sambutnya mendapat aplaus undangan yang hadir. (*)

KPU Bangkalan