Ekonomi

Transformasi BPRS Bhakti Sumekar Jadi Rujukan Pemprov NTB

×

Transformasi BPRS Bhakti Sumekar Jadi Rujukan Pemprov NTB

Sebarkan artikel ini
BPRS
Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Hairil Fajar (kanan) berfoto bersama usai menerima kunjungan Pemprov NTB di rumah dinas bupati Sumenep, Selasa (30/6).

Keberhasilan PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) bertransformasi dari bank konvensional menjadi bank syariah kini menjadi inspirasi bagi daerah lain. Salah satunya datang dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pemprov NTB bersama jajaran BUMD perbankan memilih Kabupaten Sumenep sebagai lokasi studi banding untuk mempelajari proses konversi BPR menjadi BPR Syariah. Rombongan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi NTB itu diterima Bupati Sumenep sebelum melanjutkan kunjungan ke BPRS Bhakti Sumekar, Selasa (30/6).

Turut hadir direksi dan komisaris BPR NTB serta anggota Komisi III DPRD Provinsi NTB yang tengah menyiapkan transformasi serupa.

Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda), Hairil Fajar, mengatakan Sumenep dipilih karena memiliki pengalaman nyata dalam menjalankan proses konversi secara menyeluruh hingga berhasil menjadi BPRS.

“Mereka ingin mempelajari tahapan konversi BPR konvensional menjadi BPR Syariah. Pengalaman yang kami miliki menjadi referensi agar proses tersebut berjalan sesuai regulasi,” ujar Fajar.

Dalam pemaparan, BPRS Bhakti Sumekar menjelaskan seluruh tahapan konversi, mulai penyusunan regulasi daerah, proses administrasi, hingga pemenuhan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi Pemprov NTB dalam mewujudkan transformasi perbankan syariah di daerahnya.

BACA JUGA :  PWNU Jatim Mengharamkan Karmin Kode E120 Untuk Campuran Yoghurt, Es Krim, Susu, Lipstik

Hairil mengaku bangga karena perjalanan BPRS Bhakti Sumekar kini tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat Sumenep, tetapi juga menjadi referensi bagi pemerintah daerah lain dalam mengembangkan industri perbankan syariah yang sehat, modern, dan berkelanjutan. (bah)