Menu

Aparat Desa Gendang Timur ‘Duduki’ Asta Wirokromo Blingi Sapudi

  Dibaca : 823 kali
Aparat Desa Gendang Timur ‘Duduki’ Asta Wirokromo Blingi Sapudi
Puluhan aparatur Desa Gendang Timur saat 'menduduki' tempat jaga Asta Blingi. (Foto for Mata Madura)
Link Banner

MataMaduraNews.comSUMENEP-Suasana Asta Waliyullah Sunan Wirokromo Blingi yang berlokasi di Desa Gendang Timur, Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi, Sumenep, Madura, Jatim, Kamis sore (10/5/2018) mendadak ramai. Penyebabnya, puluhan aparatur Desa Gendang Timur bersama warga desa, sedang ‘menduduki’ tempat jaga Asta Wirokromo Blingi Sapudi.

Moh. Zaini, warga setempat melaporkan kepada MataMaduraNews.com, aparatur desa itu terdiri; petugas Hansip 22 orang. Pengurus RT, 27 orang. Anggota BPD 12 orang. Kepala Dusun (Kadus) 5 orang besera puluhan warga Desa Gendang Timur.

Menurut Zaini, warga dan aparat Desa Gendang Timur akan terus menduduki tempat jaga Asta Blingi hingga ada kejelasan status hak pengelola asta dari Pemkab Sumenep.

“Yang pasti, tiap hari aparat desa dan warga akan menjaga asta secara bergilir hingga ada kejelasan langkah dari Pak Camat untuk diusulkan ke Pak Bupati (KH A. Busyro Karim, red) siapa yang berhak mengelola Asta Blingi,” terang Zaini via telpon, Kamis sore.

Zaini menilai Camat Gayam Kusnadi tidak berani dalam mengambil solusi. Sebab, katanya,  dari hasil musyawarah bersama antara keluarga mantan penjaga Asta Blingi dan Kades Gendang Timur bersama warga, telah disepakati bersama untuk dibuat Yayasan sebagai wadah pengelola Asta Blingi.

“Satu bulan yang lalu di Disparbudpora sudah ada kesepakatan bersama untuk dibuat Yayasan. Pengurusnya terdiri dari keluarga almarhum dan warga desa. Nah…sampai sekarang belum ada kejelasan soal pengurus Yayasan itu,” tambah Zaini.

Sementara itu, kondisi Asta Blingi terlihat kondusif. Kapolsek Gayam IPTU Didit Suhendriyanto dan Danramil Sapudi, Kapten Arh. Catur Heri Wibowo terlihat di tengah kerumunan warga.

Kades Gendang Timur, Mashadi saat dihubungi MataMaduraNews.com, via telpon mengaku masih berlangsung dialog. “Nanti Pak…masih dialog,” ujarnya via telpon.

Sedangkan Camat Gayam, Kusnadi saat ditelpon mengaku sedang ada acara di Desa Tarebung. “Saya sudah minta tolong ke Pak Kapolsek dan Pak Kades. Saya masih ada acara di Tarebung,” ucapnya.

H Luthfi-salah satu Tokoh Masyarakat Blingi kepada MataMaduraNews.com menyebut, latarbelakang keinginan aparat desa dan masyarakat untuk mengelola Asta Sunan Wirokromo Blingi karena sarana dan fasilitas peziarah kurang terawat. “Alhamdulillah, Pak Bupati (KH A. Busyro Karim,red) merestui agar Asta Blingi ini dikelola Yayasan. Bukan dikelola pribadi,” ucapnya via telpon.

Hambali Rasidi, Mata Madura

 

KOMENTAR

Belum Ada Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!
Link Banner
Link Banner Link Banner

Jejak Ulama

Kategori Pilihan

Catatan

Opini dan Resensi

Sastra

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional