matamaduranews.com-SUMENEP, Mata Madura – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggandeng Universitas Brawijaya (UB) untuk menyusun Analisis Standar Belanja (ASB) Fisik dan Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK) Tahun Anggaran 2027.
Kerja sama ini dilakukan untuk memastikan perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah lebih akurat, transparan, serta berbasis kajian ilmiah.
Kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama yang ditandatangani pada November 2025 dan kontrak swakelola pada Maret 2026 di Malang.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Sumenep, Abdul Madjid, mengatakan pelibatan akademisi menjadi langkah penting agar dokumen ASB dan HSPK yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan riil masyarakat.
“Dengan dukungan tenaga ahli Universitas Brawijaya, kami optimistis kualitas perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah akan semakin baik dan tepat sasaran,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdakab Sumenep, Yogo Prakoso, menegaskan dokumen tersebut akan menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun anggaran kegiatan fisik secara terukur dan akuntabel.
Dari pihak Universitas Brawijaya, Dr. Retno Anggraini menyatakan komitmennya untuk mendampingi penyusunan dokumen berbasis data dan kondisi lapangan sehingga mampu mendukung pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih efektif.
Melalui sinergi ini, Pemkab Sumenep berharap perencanaan pembangunan tahun 2027 semakin berkualitas, efisien, dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (adi)






