Perlunya Branding

matamaduranews.com-Pemilu 2024 memang masih dua tahun lagi. Tetapi branding harus dimulai dari sekarang.

Branding tidak bisa dilakukan dadakan. Sebab persepsi tidak terbentuk dengan cepat.

Media digital tetap menjadi media andalan dalam branding karena berbagai keunggulannya.

Media ini lebih efektif untuk membidik segmen pemilih milenial yang jumlahnya cukup besar pada pemilu yang akan datang.

Dari jumlah pemilih sekitar 191 juta, sebanyak 51 persen di antaranya adalah pemilih muda.

Membahas pemilih muda dan medianya, kreasi konten menjadi salah satu kunci penting.

Tanpa konten, apalah artinya media?

Kreasi konten itu sangat bebas. Sebebas-bebasnya. Sebebas kreativitas kreatornya.

Konten-konten itu akan tampil dalam format audio, video, teks, foto dan grafis.

Setiap format memiliki penggemar sendiri-sendiri.

Banyak yang beranggapan, memproduksi konten merupakan pekerjaan yang mudah.

Modalnya pun cukup sederhana: handphone saja.

Karena begitu mudahnya, tidak diperlukan kecakapan atau keahlian khusus.

Anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Bahkan boleh dibilang salah besar.

Kalau sekedar menghasilkan konten, memang benar. Semua orang bisa membuatnya dengan berbekal sebuah handphone saja.

BACA JUGA :  Kisah Asmara Buya Arrazy dan Eli Ermawaty, Penuh Inspirasi

Namun dalam tujuan branding, konten tidak boleh asal-asalan: Asal bikin, asal tayang.

Berdasar pengalaman, proses produksi harus mengolaborasikan berbagai pihak:

Manager Kampanye

Manager kampanye bertanggung jawab menyusun rencana kampanye dengan mengorganisasi berbagai divisi pendukung agar hasilnya sesuai harapan.

Creative

Divisi creative bertanggung jawab menyusun narasi dan konsep visual konten kampanye sesuai tahapan yang disusun divisi strategy.

Teknik

Divisi teknik bertanggung jawab memproduksi konten sesuai narasi dan konsep visual yang disusun divisi creative.

Media

Divisi media bertanggung jawab memilih media kampanye yang tepat dan menyusun jadwal kampanye untuk setiap media yang dipilih sesuai budget yang tersedia.

Monitoring

Divisi monitoring bertanggung jawab memonitor hasil kampanye, membuat analisa hasil kampanye dan memberikan input kepada manager kampanye untuk perbaikan strategi selanjutnya.

Begitu kira-kira,

Sumber: by intarto

Komentar